Kabid Disdukcapil, Diarmansyah: Bila Pendatang Baru Tidak Lapor RT/RW Akan Dioperasi Yustisi

Ilustrasi, Disdukcapil Kota Depok melakukan briefing sebelum melakukan Operasi Yustisi

KOTA DEPOK | PARSIAL.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok menghimbau agar para pendatang baru paska lebaran Idul Fitri 1438 Hijiriyah untuk segera melapor kepada ketua RT/RW setempat. Dan bagi mereka yang belum melaporkan keberadaannya, petugas terkait akan menyambangi para pendatang baru tersebut dengan menggelar Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) ke rumah-rumah warga.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Diarmansyah mengatakan, OYK digelar sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 10 Tahun 2015 terkait Kependudukan. Rencananya, OYK akan digelar di empat titik di wilayah Kota Depok yang dianggap banyak warga pendatang baru. Bahkan, operasi ini tidak hanya dilakukan setelah Lebaran, tapi juga akan diadakan secara rutin setiap bulan.

“Kita akan melakukan operasi yustisi di wilayah-wilayah yang dianggap banyak pendatang barunya. Ada empat titik yang akan kita lakukan operasi, tapi tidak bisa disebutkan nama wilayahnya. Kalau disebutkan nanti yang lain tidak mengurus,” ujarnya, Selasa (4/7/2017).

Lanjut Diarmansyah, pihaknya mengimbau, sesuai dengan ketentuan pendatang baru wajib melapor 1 x 24 jam ke RT setempat. Sedangkan untuk warga pendatang baru yang tinggal selama 14 hari kerja, wajib melapor ke kelurahan untuk membuat Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) jika belum berencana menetap, dan bagi warga yang menetap wajib membawa surat pindah dari tempat tinggal sebelumnya.

“Ini semua dilakukan agar warga pendatang baru yang datang ke Kota Depok dapat tertib administrasi,” demikian kata Diarmansyah.

Reporter: Eka Wirawan
Editor: A.S Nasution

loading...

COMMENTS