Usai Lebaran, Disdukcapil Kota Depok Bakal Gelar Operasi Yustisi Kependudukan

Sekretaris Disdukcapil Kota Depok, Eri Sumantri. Foto: Ist/Parsial.com.

DEPOK | PARSIAL.COM – Usai lebaran Idul Fitri 1438H/2017M, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)akan mengelar Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) agar pendatang yang masuk ke Kota Depok dengan julukan Kota Belimbing ini tidak hanya terdata. Tapi, juga bisa diketahui ada atau tidaknya surat pengantar dari kampung halamannya masing-masing.

“Rencananya setelah Idul fitri nanti dimulai, tapi tempat pastinya kami tidak bisa memberitahukan lebih lanjut,” kata Sekretaris Disdukcapil Kota Depok, Eri Sumantri kepada awak media, Minggu (18/6/2017).

Ia menambahkan, nantinya dalam OYK pihaknya menggandeng Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, kejaksaan, kepolisian, dan juga Satpol PP. Tempat yang akan didata nanti mulai dari perumahan penduduk maupun kos-kosan.

“Intinya kami ingin menerapkan Perda nomor 10 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Selain pendatang, kami akan mendata Warga Negara Asing (WNA). OYK ini juga sebagai shock therapy bagi para pendatang yang belum melapor,” katanya menambahkan.

Nantinya, setelah terdata, jelas Eri bagi pendatang yang belum memiliki KTP Depok, pihaknya akan menganjurkan agar warga yang bersangkutan wajib lapor dan membuat Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) sementara sebagai syarat tinggal di Depok untuk sementara waktu.

“Kami akan serahkan kepada camat dan lurah setempat untuk ditindaklanjuti. Karena sebagai kepala wilayah mereka yang melakukan pembinaan dan pengawasan lebih lanjut, serta diharapkan dapat lebih dilakukan pengetatan keamanan,” demikian kata Eri.

Reporter: Eka
Editor: Anas

loading...

COMMENTS