Polisi Diminta Tangkap Aktor Kasus Tol Bocimi

CIGOMBONG | PARSIAL.COM – Penanganan kasus dugaan pungli atau penipuan saat pembebasan lahan untuk proyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, kembali mendapat sorotan. Salah satunya dari Direktur Center for Bugdet Analysis (CBA) Ucok Sky Khadafi mengatakan, ditetapkan kembali satu orang tersangka yakni ES yang menjabat Ketua RT menunjukan bahwa pengungkapan kasus yang ditangani Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor ada peningkatan. Meski begitu, dianggap belum bisa memuaskan publik karena aktor intelektual yang mengkoordinir terjadinya kasus tersebut belum tersentuh.

“Ada perkembangan, tapi hal itu belum cukup karena yang ditetapkan tersangka adalah orang lapangan (Mantan Kaur Kesra AN dan ES ketua RT, red) alias kelas teri,” ujar Ucok saat dihubungi via selulernya, Kamis (15/6/2017).

Harusnya, sambung dia, penyidik bergerak cepat untuk meringkus aktor intelektual kasus Bocimi dan pihak-pihak yang ikut mencicipi uang haram dari proses pembayaran ganti rugi bagi warga yang terkena jalur pembebasan. Tak hanya itu, ia mensinyalir perbuatan melawan hukum tak hanya terjadi dalam proses pembebasan lahan saja, tapi juga dalam hal lain seperti relokasi makam dan ganti rugi bagi para petani tanaman tumpang sari.

“Proyek tol Bocimi tidak hanya soal pembebasan lahan, tapi ada proses relokasi makam dan ganti rugi bagi petani tanaman tumpang sari yang nilainya mencapai belasan miliar rupiah,” demikian kata dia.

Reporter: Herman
Editor: Anas

loading...

COMMENTS