PPDB 2017-2018, SMK Kesehatan Bina Husada Buka Jurusan Baru

SMK Kesehatan Bina Husada 2

Gedung SMK Kesehatan Bina Husada Kota Bogor.

KOTA BOGOR | PARSIAl.COM – Untuk melengkapi ketersediaan jurusan di Sekolah Menegah Kejuruan / SMK Kesehatan Bina Husada Kota Bogor, pada tahun ajaran baru 2017-2018 ini, resmi membuka satu lagi kompetensi keahlian “Keperawatan Gigi” sebagai jurusan baru di sekolah itu.

“Jurusan baru ini, bagian dari upaya kami untuk melengkapi ketersediaan jurusan di SMK Kesehatan Bina Husada. Jadi, pada tahun ajaran baru 2017-2018 ini, sekolah ini sudah memiliki dua jurusan yaitu jurusan Kesehatan dan Keperawatan Gigi,” ungkap Ketua Yayasan Pendidikan Nurul Ilma, Ade Sunaryo ST. MSc kepada Parsial.com di kantor SMK Kesehatan Bina Husada di Jalan Raya Pahlawan nomor 33 Kelurahan Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (8/5/2017).

Disamping itu, sambung Ade, menggigat bangsa Indonesia sebagai anggota Asean harus siap menghadapi penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah bergulir pada tahun 2015 lalu.

“Kalau kita berbicara MEA berarti memasuki zona pasar bebas, yang mana melibatkan langsung semua sektor termasuk dunia pendidikan SMK,” sebut Ade.

Untuk itu, kata Ade, SMK Kesehatan Bina Husada hadir dalam rangka membantu program pemerintah tersebut, guna mewujudkan derajat kesehatan masyarakay yang setinggi-tingginya dengan menyiapkan tenaga Asisten Kesehatan (ASNAKES) Keperawatan dan Asissten Tenaga Kesehatan Gigi (Dental Assistent) yang kompeten, berkualitas memiliki Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK) yang tinggi serta berakhlak mulia, dan menghasilkan lulusan yang mampu berkompetisi di MEA.

“Kalau ditinjau, lulusan SMK dalam menyambut pasar bebas lebih memiliki kesiapan,” ujarnya.

Ketua Yayasan Nurul Ilma Kota Bogor, Ade Sunaryo ST. MSc (tengah) bersama jajaran dewan guru SMK Bina Informatika/SMK Kesehatan Bina Husada. Foto: Ist/Parsial.com

Hal itu, diakui Ade, sejalan dengan SMK Kesehatan Bina Husada yang telah membekali lulusannya dengan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Jadi sertifikat yang kita miliki ini, tidak hanya berlaku ditingkat Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) Asean saja,” bebernya.

Dan itu, kata Ade, sejalan dengan Visi SMK Kesehatan Bina Husada yaitu memadukan IMTAQ dan IPTEK terdepan dalam pengembangan terukur dalam kemampuan untuk menghasilkan tamatan yang berkualitas. Sehingga menjadikan SMK Kesehatan Bina Husada menghasilkan tenaga menengah yang terampil, profesional, berdedikasi tinggi dan berahlak mulia.

Dengan Misi, menyiapkan siswa-siswi yang memiliki pengetahuan keperawatan yang betkualitas, sehingga dapat besaing pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kemudian, memiliki keterampilan keperawatan yang memadai serta ditunjang oleh kemampuan mengoperasikan komputer dan kemampuan berbahasa asing tertentu dalam wahana kehidupan yang relegius.

Tentu kesemuanya itu, kata Ade, tidak terlepas dari para tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dibidangnya seperti bidang produktif ditanggani oleh Dokter, S2 Kesehatan Masyarakat, Ners, Sarjana Keperawatan, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Bidan dan tenaga kesehatan lainnya.

Sementara bidang normatif dan adatif yaitu dibimbing langsung Sarjana S1 dan S2 sesuai dengan kompetensi bidang keilmuan yang diempunya.

Ia pun menimpali, SMK Kesehatan Bina Husada saat ini telah memiliki fasilitas yang lengkap seperti ruang kelas, ruang laboratorium yang memadai, ruang UKS yang berpungsi sebagai klinik sekolah, laboratorium IPA, Fisika dan Kimia, laboratorium komputer, musholla, lapangan olahraga yang luas, kantin dan sebagainya.

“Saya rasa, dari segi fasiltas sekolah kami yang paling lengkap,” ujarnya.

SMK Kesehatan Bina Husada

Siswa-siswi SMK Kesehatan Bina Husa Kota Bogor bersama para guru pembimbing

Sementara untuk praktek sendiri, pihaknya telah menjalin kerjasama kemitraan dengan beberapa Rumah Sakit Umum yang ada di wilayah Kota/Kabupaten Bogor seperti RSUD Cibinong, RSUD Kota Bogor, RSUD Leuwiliang, RSAU Atang Sanjaya, RSPG Cisarua, Puskesmas Kota, Klinik, Rumah Bersalin dan lain sebagainya.

“Kalau untuk kegiatan ekstrakurikuler, kita ada Paskibra, PMR, Pramuka, BKC, Paduan Suara, Pencak Silat, Futsal, Rohis, Tutur Kesehatan dan Basket,” tandasnya.

Ia pun menambahkan, bagi calon siswa baru SMK Kesehatan Bina Husada, pihaknya akan membuka pendaftaran sebanyak tiga gelombang.

Gelombang ke-1, 15 Pebruari s/d 31 April 2017.

Gelombang ke-2, 1 Mei s/d 31 Juni 2017.

Dan Gelombang ke- 3, 1 Juli s/d 15 Juli 2017.

Sedangkan untuk ujian seleksi masuk SMK Kesehatan Bina Husada, gelombang ke 1, 10-13 Mei 2017. Pengumuman hasil seleksi 16 Mei 2017.

Gelombang ke 2, 5-7 Juli 2017. Pengumuman hasil seleksi 10 Juli 2017.

Gelombang ke 3, 18-Juli 2017. Pengumuman hasil seleksi 20 Juli 2017.

Reporter: Adam Saleh
Editor: Ryian

loading...

COMMENTS