Selang Dua Pekan 16 Nyawa Melayang, Komisi V DPR Desak Pemerintah Bangunan Jalur Puncak II

Anggota komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz bersama Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman saat meninjau proyek jalur Puncak II di Desa Batu Lawang, Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (11/4/2017).‬ Fhoto: Dedy/Parsial.com.

CIANJUR | PARSIAL.COM –Tingginya angka kecelakaan di Jalur Puncak, Jawa Barat, dalam dua pekan terakhir, tercatat sebanyak 16 nyawa melayang, puluhan luka berat dan luka ringgan. Menyikapi hal itu, Anggota komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz prihatin atas musibah tersebut.

“Kita turut prihatin atas musibah ini. Mudah-mudahan keluarga iklas dan diberikan kesabaran,” ujar Neng Eem kepada Parsial.com, Rabu(3/5/2017).‬

Kata dia, tingginya angka kecelakaan di Puncak menunjukkan bahwa pembangunan Jalur Puncak II harus segera dilanjutkan. Untuk itu, pihaknya mendesak kepada pemerintah pusat untuk segera merealisasikan proyek pembangun jalur Puncak II yang kini pelaksanaan pembangunannya sempat terhenti karena terkendala angaran.

‪”Kami akan terus mendorong pemerintah, untuk segera menuntaskan pembangunan jalur Puncak II ini, karena kebutuhannya sangat mendesak,” urainya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini pun meyakini, proyek pembangunan jalur Puncak II adalah cara jitu dalam mengatasi persoalan kemacaten di jalur utama Puncak-Bogor yang selama ini dianggap sudah melebihi kapasitasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Cianjur, H. Herman Suherman juga mendesak agar, pembangunan jalur Puncak II sebagai jalan alternatif menuju ke kawasan pariwisata di Cipanas Cianjur mesti segera diselesaikan.‬

“Kompleksnya persoalan kemacetan di jalur Puncak I, mendesak agar pembangunan jalur Puncak II segera digarap,” katanya.

Reporter: Dedy
Editor: Anas

loading...

COMMENTS