Rahasia Yang Terungkap, Mencium Bau Kentut Ternyata Baik Bagi Kesehatan

PARSIAL.COM | Ternyata pola pikir atau mindset kita perlu diluruskan terkait masalah kentut. Sebab, hampir sebagaian besar dari kita tidak suka bila ada di antara teman atau orang lain sedang membuang angin alias kentut di dekat kita.

Biasanya, mereka langsung di vonis negatif karena dianggap tidak tau sopan santun dan etika akibat aroma gas busuk dari kentut tersebut.

Padahal mencium bau kentut ternyata membawa manfaat bagi kesehatan Anda seperti mengurangi risiko penyakit demensia, diabetes, serangan jantung, stroke, bahkan penyakit kanker.

Data tersebut diungkapkan para penelitian dari University of Exeter, Inggris mengatakan, bahwa mencium bau kentut akan memberikan manfaat bagi kesehatan.

Para peneliti menempatkan dengan cara tertentu dosis kecil hidrogen sulfida (H2S), gas berbau seperti telur busuk itu dapat membantu menjaga sel-sel untuk tetap sehat dan mengurangi risiko penyakit seperti demensia, diabetes, serangan jantung, stroke, bahkan penyakit kanker.

Sebab, kentut menghasilkan gas hidrogen sulfida yang dihasilkan makanan dapat dipecahkan oleh bakteri. Gas hidrogen sulfida sendiri sebenarnya dalam jumlah dosis yang tinggi akan sangat mematikan. Namun dalam kentut, dosisnya sangat rendah dan bisa menyehatkan. Untuk percobaan para peneliti membuat gas kentut dengan nama AP39.

Dosis kecil gas ini kemudian ditiupkan ke mitokondria, organ sel yang mampu menyerap nutrisi dan diubah jadi energi dengan cara menghancurkan bagianya sendiri. Namun, saat mitokondria hancur, tubuh akan menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Ternyata gas kentut buatan para peneliti bisa menjaga mitokondria yang hancur dalam proses penciptaan energi, dimana dengan mengembalikan mitokondria adalah kunci dalam menyembuhkan berbagai penyakit.

Dari sisi kesehatan lainya, kentut juga menunjukan adanya aktivitas usus yang baik. Seseorang yang baru menjalani operasi bius total perlu menunggu hingga tiba saatnya kentut sebelum diizinkan dokter untuk makan dan minum. Kentut sering dijadikan pentunjuk bagi dokter dan petugas kesehatan lainya untuk mengetahui bahwa fungsi usus telah normal kembali.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh sub departemen of Human Gastrointestinal Physiology and Nutrition dan Royal Hallamshire Hospital, volume gas yang dikeluarkan saat kentut dalam keadaan normal dapat mencapai kira-kira 476-1490ml (rata-rata 705ml) dalam 24 jam. Seseorang yang sering kentut atau yang tidak kentuk sama sekali menunjukkan adanya kelainan tertentu pada saluran pencernaanya.

Terjadinya gangguan dalam pelepasan gas pencernaan yang diikuti dengan timbulnya gejala lain merupakan salah satu alasan dilakukanya pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Jadi mulai sekarang berhenti mengolok, mending nikmati saja aroma khas telur busuk tersebut. Sebab, semua zat yang Tuhan ciptakan di alam jagad raya ini pasti ada mamfaatnya.

Editor: A.S. Nasution

loading...

COMMENTS