Polres Cianjur Imbau Pengguna Sosmed Agar Tak Mempostingan Gambar Jenazah Korban Kecelakaan

Polres Cianjur

imbauan Tim Satlantas, Polres Cianjur agar tidak memposting gambar/video korban kecelakaan

CIANJUR | PARSIAL.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur menghimbau kepada penguna sosial media (sosmed) untuk berempati kepada keluarga korban kecelakaan dengan tidak mengumbar postingan gambar/video jenazah korban kecelakaan di Face Book (FB), Twitter, Instragram, What Shap serta saluran lainnya.

Hal itu disampaikan menyusul maraknya postingan gambar/video di masing-masing akun pengguna sosial media pasca tabrakan maut di Jalan Raya Puncak Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (30/4/2017).

Sebab, postingan gambar yang beredar di media sosial akan menimbulkan kesan yang kurang baik. Apalagi, gambar postingan yang dipertontonkan itu mulai dari postingan kendaraan yang hancur, hingga gambar korban yang tewas tanpa melalui proses editing atau sensor.‬

‪Hal itu dikhawatirkan akan berimplikasi buruk semacam ketakutan dan traumatik bagi pihak keluarga maupun orang lain.

Dapat ditambahkan, peristiwa mengerikan itu terjadi akibat sebuah bus pariwisata Kitrans dengan nomor polisi B 7057 BGA yang datang dari arah Jakarta menuju obyek wisata Kebon Raya Cibodas (KBC), sekitar pukul 10:30 WIB jatuh ke jurang sedalam 20 meter setelah sebelumnya menabrak mobil Avanza Silver B 1608 BKV, Avanza Silver B 1087 BIQ, Pick Up Hitam F 8312 YA, R2 Mio Merah B 4503 BBI,R2 Vario Merah B 3370 BXG,R2 Vario Hitam B 4503 BBI,R2 Satria FU B 6917 BHK dan sebuah angkot jurusan Cipanas -Ciloto di depannya juga ringsek di hantam bus maut tersebut.

Akibat insiden ini dikabarkan 11 orang tewas ditempat, 10 luka berat dan puluhan luka ringgan.

Reporter: Dedy
Editor: Anas

loading...

COMMENTS