Pemkot Bogor Dukung Program Yayasan Yatim Mandiri

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat saat menerima perwakilan dari Yayasan Yatim Mandiri di ruang Paseban Surawisesa, Balaikota Bogor, Selasa (02/05/2017). Foto: Ist/Parsial.com.

KOTA BOGOR | PARSIAL.COM –Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung dan mengapresiasi rencana Yayasan Yatim Mandiri yang akan menyelenggarakan evaluasi terhadap 14 sanggar yatim piatu yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor.

“Tak hanya itu, nantinya anggota sanggar yang terpilih akan mendapatkan pendidikan mendalam di bidang matematika dan keagamaan,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat saat menerima perwakilan dari Yayasan Yatim Mandiri di ruang Paseban Surawisesa, Balaikota Bogor, Selasa (02/05/2017).

Menurut Ade, dari hasil evaluasi ini akan dipilih 5 orang dari masing-masing sanggar, anggota sanggar yang terpilih ini memiliki kemampuan di bidang matematika atau ingin melanjutkan pemahaman tentang matematika ke jenjang yang lebih lanjut.

“Mereka selanjutnya akan dibimbing di pusat Yatim Mandiri selama 2 malam untuk diajarkan oleh ahli matematika. Tidak hanya ilmu matematika, tetapi mereka juga akan diajarkan tentang keagamaan oleh ustadz yang akan mendampingi mereka,” sebut dia.

“Kami berharap dua malam mengikuti pelatihan, mereka memiliki kemampuan lebih tentang matematika dan keagamaan,” harap dia.

Selain itu, Ade juga berharap, langkah ini bisa diikuti yayasan atau pihak lain untuk membantu masyarakat tidak mampu di Kota Bogor.

“Berbagi terhadap masyarakat tidak mampu bukan hanya sekedar untuk mencari pahala, tetapi ini bagian perintah dari Allah untuk berbuat baik terhadap sesama terlebih kepada mereka yang tidak mampu,” ujarnya.

Ade menambahkan, Pemkot Bogor mengucapkan terima kasih karena belum mampu secara menyeluruh menyentuh program-program seperti ini. Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Yatim Mandiri.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa disinergikan sehingga bisa betul-betul dirasakan masyarakat tidak mampu,” harap dia.

Reporter: Dicky/Iwan
Editor: Anas

loading...

COMMENTS