Nyatakan Perang Terhadap Narkoba, Imigrasi Depok Gelar Tes Urine

Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok menggelar pemeriksaan tes urin bagi seluruh pegawai usai rapat evaluasi yang dilaksanakan pada Rabu (10/5/2017). Foto: Ist/Parsial.com

DEPOK | PARSIAL.COM – Sebagai bukti nyata lembaganya perang terhadap narkoba, Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok menggelar pemeriksaan tes urin bagi seluruh pegawai Imigrasi tersebut.

“Kami membuktikan pelaksanaan fungsi Keimigrasian juga ditopang oleh sumber daya manusia yang bersih dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok, Dadan Gunawan, Rabu (12/5/2017).

Pemeriksaan tersebut, lanjut dia, diikuti oleh 87 orang pegawai dari jumlah total karyawan sebanyak 94 orang. Sedangkan sisanya tak mengikuti tes urine dikarenakan sakit dan cuti.

“Pemeriksaan kami lakukan secara dadakan, sehingga kami sisipkan pada kegiatan rapat evaluasi bulanan. Sedangkan untuk yang belum diperiksa nanti akan dipersiapkan pemeriksaan susulan,” tuturnya.

Ia meyakini seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Depok bersih dari penyalahgunaan narkotika. Jika memang ditemukan pegawai yang positif menggunakan narkotika dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak BNN Kota Depok.

“Mudah-mudahan, semua sesuai yang kita harapkan. Jadi, selain kinerja yang baik juga didukung oleh sumber daya manusia yang baik pula. Semua demi kepentingan pelayanan untuk warga Depok,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala BNN Kota Depok, AKBP Hesti Cahyasari, mengapresiasi permintaan Imigrasi untuk dilakukan tes urine. Menurutnya, seluruh instansi vertikal pemerintah sudah sepatutnya mendukung upaya memberantas penyalahgunaan narkotika di Depok.

“Semua instansi pasti akan dilakukan pemeriksaan, tetapi tidak bisa dipastikan kapan waktunya, karena semuanya serba mendadak dan tidak boleh diberi informasi terlebih dahulu,” kata Hesty.

Pemeriksaan tersebut juga tidak sama sekali mengganggu waktu pelayanan kepada masyarakat. Sebab tes urine dilakukan sore hari saat semua pekerjaan telah selesai dilakukan.

“Sebelum memberikan pelayanan dan penindakan kepada masyarakat, Imigrasi harus membuktikan bahwa mereka juga bersih dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

Reporter: Alimin
Editor: Anas

loading...

COMMENTS