Jelang Ramadan, Satpol PP Kota Depok Amankan 601 Botol Miras

DEPOK | PARSIAL.COM –Sebanyak 601 botol minuman keras (miras) dari berbagai merek, dan tiga ember ciu berhasil ditertibkan Satpol PP Kota Depok. Penertiban ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas Kota Depok selama bulan puasa nanti.

Sebelumnya, juga berhasil merazia 28 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) pada, Jumat (19/05) dinihari di beberapa titik strategis di Kota Depok.

“Kami lakukan penertiban minuman keras dan PMKS, seperti pengemis dan PSK yang berpotensi meresahkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadan kondusif,” ujar Kasatpol PP Kota Depok, Dudi Mi’raz kepada wartawan, Senin (22/5/2017).

Dikatakan Dudi, sidak diawali dengan apel persiapan pelaksanaan yang dipimpin langsung olehnya dengan melibatkan 135 personel, seperti tim operasi penertiban terpadu, dibantu Polisi Militer, Polres, Kodim, Dinkes, BNN, Garnisun, serta Dinas sosial (Dinsos).

“Pukul 20.00 WIB kita bergerak ke arah timur yang dipimpin saya sendiri dan wilayah barat yang dipimpin oleh Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban umum dan Pengamanan Pengawalan Diki Erwin dan menyasar beberapa lokasi. Dari operasi itu kita mampu mengamankan sedikitnya 601 botol miras berbagai merek, tiga ember ciu dan 28 PMKS. PMKS kita data dan di lakukan pembinaan, sedangkan miras dan ciu akan kita musnahkan,” papar Dudi.

Pria yang pernah menjabat sebagai Asisten Tata Praja pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok tersebut mengakui, walaupun sempat terlibat adu mulut dengan pemilik minuman haram tersebut, namun pihaknya berhasil menyita semua minuman yang sengaja disembunyikan pemiliknya.

Ke depan untuk menghindari potensi bocornya informasi penertiban, kata dia, pihaknya mengubah pola dan strategi yang dilakukan. Dari yang biasanya memperbanyak armada mobil, untuk penertiban kali ini armada yang diperbanyak adalah motor.

“Pola berbeda sekarang kita gunakan enam unit motor, KR4 dua unit dan KR6 dua unit, strategi kita motor dan intel pergi duluan ke lokasi yang dicurigai, karena kalau pakai mobil pergerakannya lamban. Cara ini dinilai efektif untuk mencegah potensi bocornya razia. Kita akan terus lakukan penertiban menjelang Ramadan dan Idulfitri nanti,” pungkasnya.

Reporter: Imam
Editor: A.S. Nasution

loading...

COMMENTS