Isman Kadar: Pemekaran Bogor Selatan Lebih Siap Dari Bogor Barat

Ketua Presidium pemekaran Bogor Selatan, Prof. Ir. Isman Kadar (kiri) bersam tokoh pengerak lainya, Rabu (17/5/2017). Foto: A.S. Nasution/Parsial.com.

CIAWI, BOGOR | PARSIAL.COM – Ketua Presidium pemekaran Bogor Selatan, Prof. Ir. Isman Kadar mengatakan, bahwa wilayah Bogor Selatan menurutnya jauh lebih siap untuk di mekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) ketimbang wilayah Bogor Barat.

“Saya rasa, Bogor Selatan ini jauh lebih siap untuk di mekarkan menjadi sebuah kabupaten mandiri ketimbang Bogor Barat,” ujar Isman saat rapat penyusunan struktur organisasi presidium pemekaran Bogor Selatan dirumahnya, di Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Rabu (17/5/2017).

Isman optimis wacana pemekaran Bogor Selatan akan secepatnya terealisasi bila mempertimbangkan tiga aspek hukum sebagai legalitas formal persyaratan dalam pemekaran suatu daerah menjadi otonomi baru seperti persyaratan dasar ke wilayahan.

“Untuk persyaratan pertama sudah terpenuhi. Bogor Selatan kita memiliki 7 kecamatan, padahal kalau dalam aturan lima kecamatan saja pun cukup,” kata isman.

Ke dua, lanjut Isman, yaitu persyaratan dasar kapasitas daerah yang mencakup faktor kemampuan ekonomi dan potensi daerah.

“Untuk potensi daerah sanggat-sanggat mendukung, kita punya wisata, industri dan pertanian,” sebut Isman.

Dan selanjutnya persyaratan ke tiga, yaitu administrastif tentang izin persetujuan mulai dari BPD, Desa, DPRD dan Bupati.

“Mungkin yang agak alot di administrasi ini. Artinya, harus melalui beberapa persetujuan mulai dari BPD, Desa, DPRD dan Bupati,” ujar Isman.

Kendati demikian, Isman tetap yakin akan memperoleh dukungan dari pihak-pihak tersebut. Sebab, wacana pemekaran Bogor Selatan, kata Isman, bukan untuk ke pentingan kelompok tertentu. Melainkan untuk kesejahteraan masyarakat Bogor Selatan.

“Karena tujuan dari pemekaran ini untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Bogor Selatan. Jadi, bagi siapa pun yang tidak mendukung, program ini akan kita boikot rame-rama saat di pilkades, pileg dan pilbub,” tegas Isman.

Reporter: A.S. Nasution
Editor: Ryian

loading...

COMMENTS