Diskominfo Jabar Antisipasi Virus Wannacry

Kepala Diskominfo Prov.Jabar, Anton Gustomi

BANDUNG | PARSIAL.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prov.Jabar mengantisipasi ancaman malware khususnya ransomware jenis Wannacry.

Kepala Diskominfo Prov.Jabar, Anton Gustomi mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sudah mengeluarkan peringatan juga langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan pada saat terjadinya serangan virus.

“Kita sesuai dengan arahan dari Kemenkominfo, sudah kita sampaikan pada tadi pagi di pengajian di mesjid Al-Mutaqin gedung Sate. Nah, setelah selesai ceramah kita mengumumkan kepada teman-teman OPD,”katanya kepada wartawan di kantor Diskominfo Jabar, Jl Tamansari Bandung, Senin (15/4/2017)

Menurut Anton, langkah-langkah tersebut tidak jauh dari apa yang diinstruksikan oleh Kemenkominfo yakni, pertama kita tidak boleh memasang atau menghidupkam server, sebelum menggunakan perangkat komputer mematikan dulu saluran wifi dan LAN.

“Yang penting ada back-up data dan kita harus meyakinkan bahwa data ini sudah aman. Nah, baru kita bisa melakukan komunikasi kembali, kira-kira seperti itu langkah-langkahnya,”paparnya.

Anton menyebutkan perangkat daerah sudah diberikan informasi soal virus ransomware jenis Wannacry.

“OPD pun sudah kita beri informasi melalui Whatsaap (WA) dan Humas Pemprov Jabar dan ini salah satu antisipasi yang dilakukan oleh pemprov Jabar,”tuturnya.

Selain itu, Diskominfo Jabar akan mengutamakan pengamanan data pelayanan publik dari ancaman malware khususnya ransomware jenis Wannacry. Salah satunya, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu.

“Ya, tetap saja kita mengikuti arahan dari Kementerian, Kalau misalnya itu terjadi katanya meyerang server-server, makanya kita setiap saat harus meng-update security,”ujarnya.

“Peran Diskominfo Jabar juga ada dalam antisipasi serangan virus ini salah satunya memback-up data. Persoalannya kan di perangkat daerah siap atau tidak. Mudah-mudahan dengan waktu persiapan yang relatif pendek bisa mengantisipasi serangan virus ini,”tambahnya.

Anton menambahkan, sejauh ini di Jawa Barat belum ada laporan baik instansi maupun swasta tentang serangan virus wannacry ini.

“Alhamdulillah sampai hari ini belum ada laporan ke Diskominfo Jabar,”pungkasnya.

Sumber: Jabarprov

loading...

COMMENTS