Dana Bos Belum Cair, Kepsek di Bogor Uring-Uringan Laksanakan UASBN

UASBN

BOGOR | PARSIAL.COM – Hampir 100 persen, Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Swasta di Kabupaten Bogor uring-uringan melaksanakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tahun ajaran 2017-2018 lantaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tak kunjung cair.

“Ibarat kata, kita di suruh ngadain hajatan tapi tidak ada uang. Kira-kira jalan nggak.? Saya rasa, tidak akan jalan,” kata Kepala SD Negeri Sukamana 2, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Drs. Herman Sihombing kepada Parsial.com dikantornya, Selasa (16/5/2017).

Padahal, lanjut Herman, untuk pelaksanaan UASBN tersebut banyak biaya yang mesti di keluarkan pihak sekolah seperti konsumsi dan honor pengawas.

“Untuk konsumsi kami kewalahan. Termasuk honor pengawas pun di utang,” keluhnya.

Herman berharap, persoalan keterlambatan dana BOS di Kabupaten Bogor jangan sampai terulang kembali. Sebab, hal itu kata dia, akan berdampak sistemik terhadap proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

“Mudah-mudahan keterlambatan dana BOS tidak terulang lagi. Karena hal itu jelas akan berdampak terhadap KBM,” sebut Herman dengan logat Bataknya.

Dapat ditambahkan,
pesrta UASBN di SD Negeri Sukamanah 2 berjumlah 81 siswa, dimana 36 diantaranya perempuan dan 45 laki-laki.

Reporter: Alimin
Edotor: Anas

loading...

COMMENTS