Antisipasi Bencana, Wali Kota Depok Ajak Warga Lestarikan Alam

Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Asisten Hukum dan Sosial Sri Utomo meninjau stand Tagana Kota Depok di acara Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) Riset Kebencanaan ke-4 tahun 2017, Balairung UI, Depok, Senin (8/5/2017). Foto: Bima/Diskominfo).

DEPOK | PARSIAL.COM – Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengajak warga untuk mengantisipasi musibah bencana alam dengan cara memelihara kelestarian alam dan memperbaiki ekosistem.

Sebab, menurut dia, kepedulian warga dinilai penting agar Kota Depok dapat terhindar dari bencana alam yang disebabkan kerusakan lingkungan akibat ulah manusia.

“Ayo bersama kita hidupkan kembali kelestarian alam di Kota Depok, sehingga dapat terhindar dari terjadinya bencana alam akibat ulah manusia,” ujar Mohammad Idris seusai menghadiri Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) Riset Kebencanaan ke-4 tahun 2017, Balairung UI, Depok, Senin (8/5/2017).

Ia mengajak semua elemen untuk bergerak dalam melestarikan alam, dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana. Sebab, selain bencana alam yang harus diwaspadai, Kota Depok juga menjadi pusat perlintasan petir yang sangat berbahaya.

“Wilayah Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, merupakan tempat perlintasan petir yang sangat berbahaya. Lebih bahaya lagi kalau sedang hujan yang disertai dengan petir dan angin kencang. Masyarakat harus waspada,” imbau Mohammad Idris.

Sementara, untuk keberadaan rumah tahan gempa, kata dia, saat ini Kota Depok belum memilikinya. Hal ini karena Depok bukanlah daerah rawan gempa. Meskipun demikian, sejumlah struktur bangunan-bangunan swasta yang ada di Kota Depok sudah memperhitungkan jika suatu saat terjadi gempa bumi.

“Kita memang belum memiliki rumah tahan gempa, karena wilayah Depok bukan menjadi daerah yang rawan terjadinya gempa bumi,” kata dia mengakhiri.

Reporter: Alimin
Editor: Anas

loading...

COMMENTS