Tunggakan Rp2 Miliar, BPLHD Jabar akan Tutup Akses Pembuangan Sampah dari Kota Bandung

Kepala BPLHD Provinsi Jabar, Anang Sudharna

BANDUNG | Parsial.com – Meski menjadi pemasok sampah terbanyak ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti, namun dalam melunasi kewajiban, Pemkot Bandung masih menunggak uang Kompensasi Jasa Pelayanan sejak 2011. Tercatat tunggakan tersebut sudah melebihi angka Rp2 miliar.

Kepala BPLHD Provinsi Jabar, Anang Sudharna menyebutkan, pihaknya sudah mengingatkan pemerintah kota dengan melayangkan dua kali surat tagihan, namun jawaban mereka dalam surat balasannya tetap saja masih dalam proses penghitungan dalam anggaran mereka.

“Saya tidak habis pikir, perjanjian pembayaran itu sudah ditandatangni sejak lama, mengapa masih harus ada proses penganggaran? Kan seharusnya itu sudah rutin dianggarkan dalam APBD mereka setiap tahun?” tanya Anang dalam jumpa pers di Kantor BPLHD Jabar Jl. Naripan Bandung, Senin sore (10/4).

Ironisnya menurut Anang, kota Bandung adalah pembuang sampah terbanyak ke TPA Sarimukti. Dari 160 ton per hari, sampah Kota Bandung mencapai 60 persen nya.

“Sampah dari Kota Bandung itu mencapai 110 ton per harinya, atau 60 persen dari total sampah yang dibuang ke Sarimukti dari Kabupaten Kota lainnya” ujar Anang.

Anang menyebutkan, jika sampai akhir bulan April Pemkot Bandung tidak punya itikad baik untuk membayar tunggakan, maka pihaknya tidak segan untuk menutup pembuangan sampah khusus dari Kota Bandung.

Editor: Anas
sumber

loading...

COMMENTS