Tiga Tunggal Putra Tembus Putaran Dua Singapura Terbuka

JAKARTA | PARSAL.COM – Tiga pemain tunggal putra Indonesia berhasil menembus putaran dua turnamen bulu tangkis Singapura Terbuka 2017 setelah di putaran pertama kejuaraan berlevel superseries itu, ketiganya bermain apik.

Menurut laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau di Jakarta, Rabu, kepastian Indonesia masih memiliki tiga wakil di putaran dua turnamen berlevel superseries itu didapatkan setelah Ihsan Maulana Mustofa membungkam lawannya, setelah sebelumnya Jonathan Christie dan Anthonny Sinisuka Ginting melakukannya lebih dulu.

Ihsan berhasil masuk ke putaran dua setelah sukses mengatasi perlawanan pemain Taiwan, Wang Tzu Wei, dalam petarungan tiga gim berdurasi satu jam dua menit berkesudahan dengan skor 21-18, 15-21, 21-13. Sedangkan Anthony Ginting melibas pemain India Sourabh Verma 21-15, 21-14 dalam pertandingan selama 39 menit.

Adapun Jonathan Christie mengempaskan pemain gaek asal Jerman Marc Swiebler dengan dua gim berdurasi 35 menit yang berakhir dengan skor 21-18, 21-13.

“Game pertama lawan lebih siap dan mau coba mencuri angka di awal gim pertama. Tapi saya mencoba bagaimana caranya untuk meredam lawan. Karena depannya dia cukup bagus, susah untuk dibaca, namun Marc Zwiebler nggak sengotot dulu, karena katanya dia sudah mau pensiun. Jadi saya anggap ini sebagai kesempatan aja buat saya,” kata Jonatan dalam laman resmi PP PBSI, Jakarta.

Adapun target Jonathan di ajang ini, dia menginginkan untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin dengan melampaui capaian di tahun sebelumnya.

“Tahun lalu saya kalah di putaran dua, jadi tahun ini harus bisa lebih dari itu atau paling tidak sama. Kemarin di Malaysia Terbuka saya sudah kehilangan poin, dari semifinal di tahun lalu turun ke putaran perempat final. Jadi saya harus bisa menebusnya di Singapura ini,” ucap Jonatan.

Sebelum berhasil dipastikan Indonesia memiliki wakil tunggal putra di putaran dua turnamen superseries itu melalui tiga nama di atas, dua perwakilan Tanah Air harus tersungkur, meraka adalah Sony Dwi Kuncoro dan Tommy Sugiarto yang harus angkat koper di putaran pertama.

Sony yang datang sebagai juara bertahan tak mampu mengatasi laga perdananya di Singapura Terbuka 2017 dengan kalah dari pemain Korea Selatan Lee Dong Keun dengan skor 21-19, 15-21, 18-21.

“Sebenarnya di awal permainan saya sudah cukup baik. Namun beberapa kali di poin-poin kritis saya malah tidak bisa memanfaatkan. Lawan juga bagus dan rapat. Akhirnya jadi banyak melakukan pukulan error dan hasil ini tentu akan mempengaruhi poin saya, karena saya akan kehilangan banyak poin,” kata Sony.

Adapun Tommy Sugiarto, kalah dari unggulan tujuh asal Hong Kong, Ng Ka Long Angus, dalam pertarungan dua gim 19-21, 17-21.

Editor: Anas/Ant

loading...

COMMENTS