Ratusan Karyawan PT. Laxmirani Mogok Kerja

Para karyawan pabrik garmen PT. Laxmirani saat melakukan aksi unjuk rasa mogok kerja lantaran pihak perusahaan membuat aturan baru secara sepihak yang berujung hak-hak karyawan dirugikan dengan aturan baru tersebut, Rabu (4/4/2017). Fhoto: Fa,is/Parsial.com.

SUKABUMI | PARSIAL.COM – Sekitar 800 karyawan pabrik Garmen PT. Laxmirani di Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi melakukan aksi unjuk rasa lantaran pihak perusahaan membuat aturan baru secara sepihak tanpa melibatkan pihak karyawan.

“Kami paham, kalau perusahaan itu memiliki otoritas dalam membuat kebijakan. Tapi idealnya, karyawan diajak dong berunding supaya hak kami selaku karyawan tidak dirugikan seperti sekarang ini,” ujar sejumlah karyawan pabrik PT. Laxmirani kepada Parsial.com dilokasi, Selasa (4/4/2017).

Lanjut mereka, sedikitnya ada tiga hak karyawan yang dirampas dengan aturan baru perusahaan tersebut, diantaranya masalah jam kerja, pemecatan karyawan lama secara sepihak tanpa pasangong dan yang terakhir sistem target yang tidak manusiawi.

“Kami ini diperlakukan seperti pekerja romusa pak. Tenaga di porsil habis, tapi hak-hak kami diabaikan,” sesalnya.

Sementara itu, salah satu aktivis Lembaga Sewadaya Masyarakat (LSM) Asep Charly Ahmad memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan karyawan tersebut dalam memperjuangkan hak-hak mereka dari kesemena-menaan perusahaan terhadap hak-hak karyawan.

“Kita patut apresiasi atas apa yang mereka lakukan. Sekalipun mengandung resiko bagi kelangsungan karyawan itu senderi tapi mereka tetap gigih memperjuangkan haknya sekalipun aksi ini tidak didukungan dari instansi terkait, LSM dan serikat pekerjan,” kata dia.

Massa aksi demo

“Mudah-mudahan melalui aksi mereka ini, dimohon kepada dinas terkait untuk turun tanggan langsung menyelesaikan konflik antara perusahaan dan karyawan,” harap dia.‬

‪Namun sanggat disayangkan, hingga berita ini diturunkan tidak satu pun pihak perusahaan yang bersedia untuk dikonfirmasi wartawan terkait aksi mogok kerja yang dilakukan karyawan pabrik tersebut.

Reporter: Fa,is
Editor: Anas

loading...

COMMENTS