Lindungi Pejalan Kaki, Dishub Kota Depok Tertibkan Kendaraan

Petugas Dishub saat melakuan patroli dan menemukan belasan motor terparkir di trotoar kober Margonda, baru-baru ini. (Foto : Ist/Dishub Kota Depok)

DEPOK | PARSIAL.COM – Dinas Perhubungan / Dishub Kota Depok terus melakukan pembenahan terhadap ketertiban lalu lintas di jalan utama Kota Depok. Upaya penindakan juga akan dilakukan kepada pemilik kendaraan yang masih parkir di trotoar Jalan Margonda, agar pejalan kaki tetap nyaman melintas.

“Sejauh ini kami panggil orang yang memiliki kendaraan dan kami tongkrongi selama 15 menit, jika ada pemiliknya, kami berikan sosialisasi dan beri tahu sanksinya kepada para pelanggar,” sebut Kepala Bidang Bimbingan Keselamatan dan Ketertiban Dishub Kota Depok Sariyo Sabani, Jumat (28/04/2017).

“Jika dalam waktu tersebut pelanggar tidak datang, kita gembosi motornya dan angkut,” tegasnya

Dikatakannya, tindakan tersebut dilakukan sesuai Peraturan Daerah (Perda) No 16 Tahun 2012 terkait Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum. Di mana salah satu pasalnya berbunyi, seseorang dilarang menyimpan dan meletakkan kendaraan maupun barang apapun yang mengganggu ketertiban umum.

“Ini juga berlaku untuk semuanya, baik mobil pribadi, angkutan umum serta angkutan online. Kalau ada mobil yang parkir sembarangan, kami akan lakukan penggembokan pada ban dan ditebus sebesar Rp 500 ribu di Polresta Depok,” ucap Sariyo kepada humas pemberitaan Kota Depok.

Dia juga menjelaskan, pihaknya rutin melakukan patroli terutama ke jalan-jalan protokol seperti Margonda, Kartini, Nusantara dan Sawangan. Kegiatan penertiban PKL yang menggunakan badan jalan, juga jadi perhatiannya. Dalam kegiatan penertiban itu, pihaknya selalu melibatkan kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok.

“Saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) dan armada kita terbatas, untuk itu kami lakukan patroli rutin untuk memantau dan menindak kendaraan yang melanggar aturan. Rambu-rambu juga sudah kita pasang, jika mereka (pelanggar) tidak mengindahkan, maka siap-siap menerima sanksi tegas,” pungkasnya.

Editor: Anas

loading...

COMMENTS