Kemenpora Bahas Payung Hukum Gerakan “Ayo Olahraga”

Deputi III Raden Isnanta sedang memimpin rapat terkait pembahasan payung hukum semarakan "Ayo Berolahraga" di Ruang Rapat Deputi III Gedung PPITKON Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/4/2017). Foto: Ist/Parsial.com.

JAKARTA | PARSIAL.COM – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengelar rapat dalam rangka membahas percepatan payung hukum semarakan gerakan “Ayo Olahraga”.

Pasalnya, program unggulan Gowes Nusantara dan Gala Desa akan segera digulirkan, seiring dengan itu Peraturan Menpora yang membuat gerakan masif seluruh elemen masyarakat ditargetkan tahun ini dapat terealisasi.

Kemenpora dengan tagline gerakan “Ayo Olahraga” pada dasarnya adalah mengimplementasikan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Inpres tersebut memberikan porsi lebih kepada Kemenpora untuk membuat masyarakat hidup aktif dengan berolahraga.

“Oleh karenanya diperlukan payung hukum berupa peraturan menteri yang memperkuat gerakan ayo olahraga yang kini sudah digalakkan dengan tujuan nantinya seluruh daerah provinsi, kabupaten/kota, lembaga, komunitas olahraga, swasta, secara masif melakukan langkah-langkah membugarkan warganya,” ungkap Deputi III Raden Isnanta di Ruang Rapat Deputi III Gedung PPITKON Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/4/2017).

Sementara itu, Staf Ahli Menpora Bidang Politik Yuni Poerwanti sebagai pihak yang secara aktif menginisiasi percepatan payung hukum tentang gerakan “Ayo Olahraga” optimis Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga tentang hal tersebut akan segera terwujud.

“Tahapan pembahasan sudah berjalan, pekan depan akan diperkuat dari narasumber pencetus Car Free Day agar peraturan nanti dapat menjangkau pengelolaan gerakan ayo olahraga yang tepat, optimis selama empat bulan pembahasan akan selesai dan peraturan akan terwujud,” tegasnya.

Reporter: Erick
Editor: Anas

loading...

COMMENTS