Gubernur Menutup Resmi Seleksi Tilawatul Qur’an Ke-15

Pemukulan bedug sebagai tanda berakhirnya STQ

BANDUNG | parsial.com – Dengan memukul “bedug”, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menutup resmi penyelenggaraan Seleksi Tilawatul Qur’an (STQ) ke-15 Tingkat Provinsi Jawa Barat, Kamis (13/4), bertempat di Plaza Pusdai Bandung. Dari STQ ke-15 ini telah menghadirkan para juara terbaik yang nantinya menjadi utusan Jawa Barat pada STQ Nasional.

Inilah kafilah terbaik pada STQ ke-15 yang diumumkan dewan juri, yaitu : qori kanak-kanak atas nama Ma’bad Maula dari Kab.Bandung Barat; untuk qoriah : Nadia Nur Fatimah dari Kota Bandung. Golongan dewasa, untuk qori,yaitu, Suryadi Suryanulloh dari Kota Bandung; untuk qoriah, Syifa Aulia dari Kota Tasikmalaya.

Untuk Cabang Musabaqoh Hifdzil Qur’an 1 juz, Muhammad Faisal Fadhil dari KotaBandung; dan untuk hafidzah, Dini Kurniati dari Kab.Pangandaran. Untuk 5 juz, hafifz : M.Tsabit Banani dari Kab.Cianjur; hafidzah : Para MaftuhahdariKab.Bekasi. Untuk 10juz, hafidz : M.Nabil Haqqi Maulana; hafidzah : Binta zkiya dari Kab.Bandung. Untuk 20 juz, hafidz : H.Moh.Mafruf Baidhowi dari Kab.Sukabumi; untuk hafidzah : dari Kab.Tasikmalaya. Untukhafidz 30 juz, hafidz : Hadian Akbar dariKab.Bandung; hafidzah : Idah Saidah dari Kab.Indramayu.

Cabang Mufasir Bahasa Arab, Mifthah Farid dari Kota Bandung; dan Mufasiroh, Ulfiarurrohman Azizah dari Kota Cimahi.

Gubernur Ahmad Heryawan berkenan memberikan piala penghargaan kepada para juara terbaik I/II/III dan harapan I/ II/III untuk tiap-tiap cabang yang dilombakan.

Dalam sambutan penutupannya, Gubernur kembali menekankan, bahwa penyelenggaraan STQ ini, tidak sekedar kegiatan rutin dua tahunan yang diselingi MTQ saja, tetapi harus dimaknai lebih, yaitu, sebagai momentum untuk memakmurkan Qur’an dan membumikannya lagi.

“Sebaik-baiknya diantara kalian adalah yang mempelajari al qur’an dan memberikan pengajaran kepada orang lain,” jelas Gubernur dengan mengutip subuah hadits.

Gubernur menyatakan apresiasi atas meratanya para juara dari tiap daerah di Jawa Barat. “Saya mengapresiasi perkembangan kemajuan STQ ini, terutama untuk cabang Musabaqoh Hifdzil Qur’an, ini pertanda baik terutama untuk syiar islam dimana mereka mampu menghafal al qur’an dan hal itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki kecerdasan yang baik. “Orang yang hafal al qur’an tidak ada yang menjadi aliran sesat, karena ia dibimbing oleh al qu’an, pungkas Gubernur.

Sementara itu menurut laporan dewan hakim, Kab.Bandung dinilai sebagai daerah terbaik kesatu untuk pembinaan program musabaqoh, disusul Kota Bandung dan Kab.Sukabumi.

Sumber : jabarprov.go.id

loading...

COMMENTS