Tangkal Penyalahgunaan Distribusi Gas 3 Kg, Pemkot Depok Buat Aturan Baru

gas 3 kg

Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menyerahkan secara simbolis tabung Bright Gas 5,5 kg kepada Camat Cipayung Asep Rahmat, Sabtu (22/4/2017). Foto: Ist/Parsial.com

DEPOK | PARSIAL.COM – Untuk menekan tingginya harga gas 3 Kg bersubsidi di pasaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok rencananya akan membuat aturan baru berupa surat edaran.

Dalam surat edaran tersebut, akan diatur sejumlah poin penting terkait batas atas harga gas subsidi yang beredar di masyarakat.

“Salah satu poin yang dituangkan adalah pengaturan harga gas bersubsidi yang boleh dijual penyalur kepada konsumen,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris di Balaikota Depok, Sabtu (22/4/2017) kemarin

Namun, untuk ketetapan harga masih dikaji dengan asosiasi Himpunan  Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), yang ditunjuk pemerintah dan telah bekerjasama dengan Pertamina.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga akan melakukan pendataan masyarakat yang tidak mampu untuk dikategorikan sebagai penerima yang berhak.

Pemkot Depok juga mengimbau melalui Hiswana Migas untuk bisa mengajukan tambahan kuota di Kota Depok kepada pusat, mengingat kebutuhan gas subsidi cukup tinggi di Kota Depok.

“Kategori miskin ini tadi yang akan menentukan mereka berhak atau tidak menggunakan gas bersubsidi. Kita tidak bisa melakukan intervensi, kita hanya bisa mengarahkan, mengingatkan, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Agar tidak salah sasaran, kata dia, pihaknya juga rutin melakukan pengawasan terhadap siapa saja yang berhak menggunakan gas 3 kg dan siapa yang tidak berhak menggunakannya. Caranya yaitu bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk menindak pelanggaran tersebut.

“Mereka akan kena aturan karena sudah melanggar undang-undang. Kami telah memberi imbauan kepada camat dan lurah untuk terus sosialisasikan penggunaan gas agar tepat sasaran,” ucapnya.

Seperti diketahui, gas bersubsidi diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang berpenghasilan Rp 1,5 juta ke bawah. Untuk penghasilan di atas Rp 1,5 juta disarankan beralih dari gas 3 kg ke bright gas 5,5 kilogram atau gas 12 kilogram.

Editor: Anas/hms

loading...

COMMENTS