Dewan Pembina IWAPI Sukabumi Kunjungi Rumah Korban Pedofil di Ciambar

Dewan Pembina Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Hj. Yani Marwan Hamami saat mengunjungi Rumah Korban Pelecehan Seksual di Kampung Somang RT. 03/01 Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Photo Fa,is Parsial.com.

KABUPATEN SUKABUMI | Parsial com – Istri Bupati Sukabumi Hj. Yani Marwan Hamami selaku Dewan Pembina Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mengunjungi rumah korban Pelecehan /Pedofil, berinisial ML (10) warga Kampung Somang RT. 03/01 Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Senin (03/04/2017).

Siswi yang baru menginjak kelas 3 Sekolah Dasar (SD) tersebut menjadi korban Pelecehan Seorang tersangka (Sarbini) Kakek berusia 70 Tahun yang tertangkap kemarin Minggu 02/03 dan sekarang mendekam di balik tahanan Polsek Nagrak, Polres Sukabumi, Jawa Barat.

Hj. Yani Marwan Hamami mengungkapkan kepada Parsial.com bahwa dirinya merasa miris atas musibah yang menimpa keluarga korban.

” Saya merasa miris dan perihatin mengingat korban masi anak kecil dengan kondisi yang seperti sekarang ini pasti korban merasa tertekan. Dengan demikian saya meminta kepada kepolisian untuk serius menangani kasus pedofil tersebut, agar pelaku mendapatkan hukuman yg setimpal dengan perbuatannya.

Dikawatirkan masi muncul kasus-kasus pedofilia lain di wilayah Kabupaten Sukabumi ini, dan kepada dinas terkait agar menanggapi kasus ini secara serius khususnya kepada Dinas Sosial agar korban dititipkan dahulu di Dinsos supaya mendapatkan perawatan lebih lanjut, apalagi melihat kondisi korban seperti banyak tekanan.

Disamping itu Hj. Yani meminta kepada Aparat Penegak Hukum agar mengawal kasus ini sampai tuntas, supaya menjadi perhatian kedepannya dan jangan sampai kasus yang serupa terulang kembali.

Kemudian sebagai bentuk kepeduliannya Hj. Yani memberikan santunan kepada korban berupa Uang didalam Amplop, Pakaian sehari-hari sebanyak 3 stel, Tas Sekolah, Alat-Alat tulis, Sepatu serta Sandal.

Di tempat yang sama, Bhabinkamtibmas Desa Ambarjaya Brigadir Mukti W menambahkan bahwa kasus ini tidak mungkin bisa diungkap tanpa adanya koordinasi yang baik antara Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, Babinsa dan warga masyarakat.

” kasus ini bisa terungkap lantaran terjalinnya kerjasama berbagai pihak mulai dari Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan warga. Dengan demikian saya berharap kerjasama ini terus ditingkatkan demi terwujudnya situasi yang aman dan tentram di wilayah Ciambar khususnya di Desa Ambarjaya ini,” tutupnya.

Sementara itu di tempat berbeda Ketua IWAPI Parungkuda HJ. Lela menambahkan bahwa dirinya juga merasa sedih atas peristiwa pedofil yang sudah menimpa ML tersebut, dan mengharapkan kepada semua pihak khususnya Dinsos agar terus memberikan sosialisasi pencegahan terhadap kasus yang marak menimpa anak dibawah umur.

“Sehubungan dengan maraknya kasus yang menimpa anak-anak di bawah umur, mulai dari kasus penculikan sampai kasus pelecehan seksual, saya meminta kerjasamanya berbagai pihak terkait agar menanggapi secara serius permasalah tersebut, dan taklupa pentingnya pengawasan orang tua agar lebih berhati-hati lagi jangan sampai kasus serupa menimpa anak-anak kita,” ungkapnya.

Mudah-mudahan kedepannya Kabupaten Sukabumi ini khususnya bisa terbebas dari kasus pelecehan seksual dan lain-lain.

Reporter : Fa,is

loading...

COMMENTS