Bupati Bogor Lantik 32 Kades Terpilih Periode 2017-2023

Bupati Bogor Hj. Nurhayanti saat melantik serta memimpin sumpah/janji 32 orang kepala desa (Kades) terpilih dari 24 kecamatan se-Kabupaten Bogor hasil pemilihan kepala desa(Pilkades) serentak gelombang ke-1 tahun 2017 untuk masa bakti 2017 – 2023 di Gedung Serbaguna I, Selasa (25/4/2017). Foto: Wandona/Parsial.com.

KABUPATEN BOGOR | PARSIAL.COM – Bertempat di Gedung Serbaguna 1, Bupati Bogor Hj. Nurhayanti melantik serta memimpin sumpah/janji 32 orang kepala desa (Kades) terpilih dari 24 kecamatan se-Kabupaten Bogor hasil pemilihan kepala desa(Pilkades) serentak gelombang ke-1 tahun 2017 untuk masa bakti 2017 – 2023.

Sebagaimana pantauan Parsial.com dilokasi, acara didahului dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Bupati Bogor tentang pelantikan dan pengambilan sumpah/janji kades, kemudian diteruskan penandatanganan naskah berita acara secara simbolis oleh empat perwakilan kepala desa dilanjut pengambilan sumpah dan penandatanganan sumpah/janji secara simbolis serta penyematan tanda pangkat dan jabatan kades.

Sementara itu, Bupati Bogor Hj. Nurhayanti dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja dengan baik dalam menyukseskan pilkades beberapa waktu lalu, dan para mantan kades atas pengabdian mereka selama ini. Ia pun mengucapkan selamat kepada para Kades terpilih yang akan segera mengemban tugas sebagai pelayan masyarakat desa diharapkan agar dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan sebaik-baiknya sesuai harapan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan.

Selanjutnya, ia berpesan sekaligus memberi amanat kepada para kades terpilih bahwa akan memikul beban dan tanggung jawab yang besar dalam pembangunan desa di segala bidang.

“Untuk itu dalam menjalankan dan melaksanakan tugas, harus disusun dalam rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMdes) yang nantinya dituangkan dalam peraturan desa(Perdes). Ini merupakan upaya agar dalam melaksanakan program pembangunan desa yang bersumber dari berbagai dana bantuan baik dana bantuan pusat, provinsi maupun daerah, seperti halnya Dana desa (DD) serta program rumah tidak layak huni (RTLH) harus diimplementasikan sesuai anggaran serta transfaran dan akuntabel,” tegas Bupati.

Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Ade Ruhandi (Ade Jaro), Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Bogor Adang Suptandar, Pejabat Polres Bogor, Dandim Kodim 0621 Bogor, Pejabat Kejari Kabupaten Bogor, Para Ketua BPD, Para Ketua Panitia Pelaksana Pilkades dan Tokoh masyarakat serta para undangan lainya.

Reporter: Wandona
Editor: A.S. Nasution

loading...

COMMENTS