Disdik Kota Bogor, Imbau Ortu dan Guru Awasi Pergaulan Anak

Plt Kadisdik Kota Bogor, Fahrudin

KOTA BOGOR, (Parsial.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin menghimbau kepada orang tua siswa dan guru agar senantiasa mengawasi pergaulan anak. Pasalnya, perkembangan teknologi informasi yang saat ini terus berkembang membawa dua dampak yang diibaratkan dua mata koin, yakni kebaikan dan keburukan.

Misalnya, kata dia, pemberitaan atau informasi terkait penculikan terhadap anak-anak, pelecehan seksual, hingga penyimpangan perilaku merupakan salah satu dampak buruk dari perkembangan dunia informasi yang harus difilter lagi. Untuk itu, saya mengimbau Kepala Sekolah, tenaga pendidik dan utamanya para orang tua agar lebih waspada serta lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Kemudian, kata Fahruddin, anak-anak harus dijaga, dirawat dan di didik dengan norma agama yang baik dan diajarkan nilai-nilai yang berkarakter agar tumbuh menjadi insan yang bertaqwa dan berbakti, karena pengawasan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggungjawab guru saja, namun orangtua, terlebih ketika itu di luar jam sekolah.

“Pergaulan dunia nyata seperti dilingkungan sekitar dan sekolah atau dunia maya seperti social media (sosmed) anak-anak bisa bergaul dengan siapa saja tanpa mengetahui latar belakang mereka dan motif pergaulannya. Untuk itu, saya meminta siswa agar lebih bijak menggunakan internet atau gadgetnya juga diawasi orang tua dan gurunya,” kata Plt Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin kepada awak media, Jumat (24/3/2017).

Selain itu ia megigatkan agar anak di ajari tentang cara menghindari atau menolak ajakan yang tidak baik, yang membuat mereka tidak nyaman atau ajakan yang bisa mencelakakan mereka.

“Kalau melihat di televisi sudah cukup banyak anak yang menjadi korban penculikan. Peran orang tua sangat penting bagi pergaulan dan perkembangan anak, terutama bagi anak usia sekolah dasar yang masih polos,” ungkapnya.

Fahmi berharap kepada semua pihak agar melakukan upaya-upaya yang mendidik dan efektif. Sehingga, anak-anak terhindar dari kasus penculikan, aksi tawuran, pelecehan seksual dan penyalahgunaan narkoba hingga tindak kekerasan.

“Perkuat pendidikan karakter dan akhlak mulia agar anak-anak,” tutur dia.

Reporter: Dicky/Iwan
Editor: Anas

loading...

COMMENTS