Depok Perkenalkan Daftar Nikah Lewat Online

Daftar Nikah Lewat Online

Kepala Kemenag Kota Depok, A. Chalik Mawardi

DEPOK (parsial.com) – Mengimbangi program One Day Services, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok berencana meluncurkan Daftar Nikah lewat Online yang ditujukan untuk pasangan yang ingin mendaftar menikah dapat dilakukan secara online.

Kemenag akan bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok untuk pengintegrasian data. Nantinya masyarakat yang akan mendaftar pernikahan tidak perlu mengurus kembali perubahan status di KTP-nya karena saat mendaftar status mereka sudah otomatis berubah.

 “Jadi, saat daftar nanti KTP pendaftar ditahan sama KUA lalu data mereka akan terintegrasi dengan Dinas kependudukan dan langsung dicetak KTP dengan status yang baru. Jadi masyarakat tidak perlu mengurus lagi perubahan status yang baru di KTP mereka,”terang Kepala Kemenag Kota Depok, A. Chalik Mawardi saat ditemui di kantornya pada hari Rabu (01/02/2017).

Menurutnya, Daftar Nikah lewat Online tersebut ditujukan untuk memberikan pelayanan dengan cepat, dengan hasil yang maksimal. Pelayanan di KUA memang tidak mungkin dilakukan dalam satu hari, karena mengikuti regulasi yang ada. Untuk itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja pelayanan.

“Upaya peningkatan pelayanan, sebab satu misi kita yaitu mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih dan berwibawa. Sekarang pelayanan di KUA dibuat simple saja sesuai regulasi, kalau menikah tidak mungkin sehari tetapi kita upayakan secepat mungkin minimal 10 hari sebelum menikah. Bahkan kantor KUA juga tetap buka di hari Sabtu dan Minggu,”jelasnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,  M. Misbahul Munir membenarkan bahwa kedepannya akan dibuat pendaftaran secara online pencatatan perkawinan di Kota Depok, untuk selanjutnya langsung dilakukan perubahan elemen data kependudukan dalam KK dan KTP.

“Ya kedepannya memang akan diadakan pelaporan secara online dalam pencatatan perkawinan untuk perubahan elemen data kependudukan dalam KK dan KTP,”tutupnya.

sumber | editor : Adam Saleh

loading...

COMMENTS