Daftar Tunggu Haji Capai 19 Tahun, Kemenag Kabupaten Bekasi Berharap Kuota Ditambah

daftar tunggu

KEPALA Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, H. Jaelani

BEKASI (parsial.com) – Rendah jatah haji dan tingginya minat masyarakat menyebabkan daftar tunggu untuk menunaikan rukum Islam ke lima menjadi panjang, bahkan mencapai 19 tahun.

Menyikapi hal tersebut, pihak Kementerian Agama Kabupaten Bekasi mengharapkan ada penambahan kuota, agar dapat mengurangi daftar tunggu.

“Daftar tunggu atau calon haji Kabupaten Bekasi saat ini sudah mencapai 19 tahun. Jadi, kalau hari ini orang daftar haji, baru bisa berangkat 19 tahun kemudian,” ujarn Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, H. Jaelani, kemarin.

Disebutkan, kuota haji Kabupaten Bekasi tahun 2015 dan 2016 hanya 1.863 orang. Jika kuota haji ditambah, perlahan-lahan bisa mengurangi daftar tunggu atau waiting list.  

Di sisi lain, warga Kabupaten Bekasi yang mendaftar ibadah haji per hari rata-rata 30 orang atau 900 orang perbulannya.

“Jadi, kuota haji Kabupaten Bekasi langsung terisi hanya dalam waktu dua bulan,” paparnya.

H. Jaelan menjelaskan, sebelumnya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Abdul Djamil telah memberitahukan bahwa terdapat tahapan sebelum pembagian kuota haji ke daerah yaitu penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2017 antara pemerintah dan DPR.

Jika sudah maka selanjutnya akan diatur prosedur pelunasan BPIH termasuk pembagian kuota haji untuk daerah.

sumber | redaktur: Anas

loading...

COMMENTS