Curug Ciomas, Green Canyonnya Karawang

Curug Ciomas, Green Canyonnya Karawang

Curug Ciomas, Green Canyonnya Karawang

KARAWANG KAB (parsial.com) – Lokasi keberadaan Curug Ciomas, Green Canyonnya Karawang berada di Kampung Tonjong Roke, Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Lokasinya berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor. Dua wilayah ini hanya dipisahkan oleh jembatan.

Hanya berjarak tempuh sekitar 45 menit saja dari pusat kota Karawang, bisa sampai di Green Canyon (Curug Taneuh) Karawang. Menuju lokasi yang sudah populer disebut masyarakat dengan Curug Ciomas ini, dari pusat kota Karawang dengan arah tol Karawang Barat.

Untuk mencapai lokasi sendiri, dari pusat kota Karawang, perjalanan bisa ditempuh dengan waktu lebih kurang dua jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Memang sedikit sulit untuk menuju ke lokasi. meskipun jalan sudah dibeton, pengunjung yang akan menuju ke lokasi diharapkan berhati-hati.

Aliran sungai ciomas yang diapit bebatuan besar menjadikan objek tersebut semakin indah ditambah bila kita menyusuri aliran sungai tersebut menggunakan perahu atau ban dalam mobil, kita bisa menemukan bebatuan yang memiliki beragam bentuk menarik, malah dibeberapa titik dapat ditemukan beberapa batu yang memiliki bentuk seperti kubangan dengan dipenuhi oleh akar-akar tamaman. anda bisa menyusuri jalan setapak diatas green canyon karawang bila anda penasaran darimana air green canyon karawang itu berasal, sekitar 10 menit dengan berjalan kaki anda akan menemukan sebuah DAM atau bendung yang dibangun pada tahun 76/77 dan sebuah pemandangan yang sangat asri dan hijau.

Curug Ciomas, Green Canyon Karawang sendiri hanya memiliki panjang kurang lebih 100 meter, diapit oleh tebing-tebing dengan ketinggian lebih kurang 10 meter. Airnya yang hijau, ditambah tebing-tebing bebatuan menambah pesona Green Canyon ini.

Selain menikmati keindahan alam – pengunjung pun bisa berenang sambil mengarungi curug. Bila mau aman, bisa mengggunakan ban yang disewakan seharga 7000 rupiah per ban. Dengan harga sebesar itu kita bisa menggunakan sepuasnya – tanpa batas waktu.

Di sini Anda juga bisa memacu adrenalin, yaitu cara melompat dari atas bukit batu yang tingginya sekitar 10 – 12 meter. Bagi warga setempat, melompat dari atas bukit batu sudah menjadi hal biasa. Berenang di antara batu, menuju air terjun menjadi tantangan tersendiri.

Bagi yang baru bisa berenang, dan ingin menuju air terjun. Sebaiknya jangan berenang sendiri. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bisa menggunakan jasa guide alias pemandu wisata. Sambil menggunakan ban, guide akan membantu Anda berenang menuju air terjun. Air di area dekat air terjunya cukup dalam. Arus yang berasal dari air terjun cukup kuat – bisa mendorong Anda ke dalam. Atas bantuan pemandu wisata, kita bisa berfoto di dekat air terjun. Tapi harus hati-hati jangan sampai kamera jatuh ke dalam air.

Sumber

loading...

COMMENTS