Aher: Suku Sunda Jangan Terseret Arus Intoleransi

suku sunda

Aher di Rapat Kerja Paguyuban Pasundan 2017

BANDUNG (parsial.com) – Dalam situasi politik dan ancaman intoleransi yang agak memanas akibat situasi pilkada DKI yang terjadi saat ini, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang akrab disapa Kang Aher meminta agar suku Sunda sebagai etnis terbesar kedua di Indonesia, jangan terseret oleh arus intoleransi atau suhu politik yang memanas.

“Kita justru harus bisa menjadi penengah bahkan penyejuk di tengah situasi seprti ini. Saya percaya dengan karakternya, orang Sunda bisa melakukan itu, dan tidak terpancing. Balageur urang Sunda mah,” ujar Aher, usai membuka Rapat Kerja Paguyuban Pasundan 2017 di Bandung, Sabtu sore (4/2).

Aher menyebutkan, sebagai bukti orang Sunda balageur adalah diterimanya orang suku Sunda di perantauan manapun baik sebagai transmigran maupun perantau perseorangan.

“Para gubernur di daerah perantauan sering bercerita pada Saya, bahwa kedatangan orang Sunda berapapun jumlahnya mereka tidak keberatan karena orang Sunda di perantauan tidak menimbulkan masalah apapun, bahkan tidak jarang malah ikut membantu kemajuan daerah itu” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Heryawan juga meminta agar Paguyuban Pasundan menjadi wadah pencetak orang-orang Sunda yang berkualitas agar bisa manggung di kancah Nasional. Pembukaan Raker Paguyuban Pasundan selain dihadiri dan dibuka Gubernur Jabar, juga dihadiri para sesepuh Paguyuban Pasundan diantaranya Ahmad Syafi’i dan Ginanjar Kartasasmita.

sumber | editor: Adam Saleh

loading...

COMMENTS