Warga Desa Batulawang Kecewa, Pembangunan Jalur Alternatif Puncak II Mangkrak

Proyek Jalur alternatip puncak dua yang akan menghubungkan antara Kabupaten Bogor dengan Ciajur kondisinya rusak berat, Jumat (9/12). (Fhoto: Dedi/Parsial.com).

KABUPATEN CIANJUR (Parsial.com) – Kendati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur telah menargetkan pembangunan jalur alternatif Puncak dua rampung pada 2017.

Namun faktanya, proyek jalur alternatip yang akan membentang dari Kecamatan Babakan Madang (Sentul) Bogor hingga Cianjur dengan total panjang 58 kilometer, dan lebar jalan mulai dari 10 sampai 30 meter ini belum juga dilaksanakan alias mangkrak.

“Jelas dong kami selaku warga kecewa, karena belum ada kejelasan dari pemerintah Cianjur kapan proyek ini mulai digarap. Padahal janjinya 2017 sudah selesai,” keluh Asep (35) warga Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (9/12).

Diakui Asep, jalan yang akan di jadikan jalur alternatip ini kondisinya sudah sanggat memprihatinkan. Sebab, jalan ini sudah bertahun-tahun tidak pernah diperbaiki oleh dinas terkait.

“Sudah bertahun-tahun jalan ini dibiarkan rusak. Maka tak heran, kalau di musim hujan jalan ini persis bagaikan kubangan kerbau,” kata dia.

Terkait hal itu, Kepala Desa Batulawang Nanang Rohaendi mengatakan, ia mendesak agar Pembkab Cianjur segera memperbaiki jalan alternatip tersebut.

“Udah otomatis, kalau jalan bagus jumlah kunjungan wisatawan pun akan meningkat. Yang untung kan pemerintah juga,” katanya.

Reporter: Dedy Herdiansyah
Editor: Adam Saleh

loading...

COMMENTS