SMPN 2 Tamansari Lengkapi Sarana Menuju Full Day Shcool

Kepala SMP Negeri 2 Tamansari, Agus Nanang Sugiana, S.Pd saat berbincang-bincang santai dengan Parsial.com dikantornya baru-baru ini. (Fhoto: Dicky/Iwan.Parsial.com).

KABUPATEN BOGOR, (Parsial.com) – Program full day shcool yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy nampaknya tidak akan berjalan efektif. Pasalnya, untuk mengaplikasikan gagasan itu pihak sekolah harus siap dalam berbagai aspek seperti kurikulum, fasilitas dan sampai guru sebagai tenaga pengajar pun harus diperhatikan.

Menyikapi hal itu, Kepala SMP Negeri 2 Tamansari, Agus Nanang Sugiana, S.Pd.M.SI saat berbincang-bincang dengan Parsial.com dikantornya mengatakan, prinsipnya ia menyambut baik gagasan Menteri Pendidikan tersebut, terkait belajar sehari atau full day shcool.

Namun kata dia, untuk terpenuhinya tujuan itu, pihaknya mendesak kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk memberikan bantuan 3 unit ruang kelas baru (RKB). Sebab, kata Agus, antara rasio jumlah murid dengan sarana ruangan kelas belum ideal.

Mestinya, kata Agus, dengan jumlah murid sebanyak 750 siswa idealnya memiliki 18 unit ruangan kelas. Sementara, ruangan kelas yang tersedia baru ada 15 unit.

“Artinya, untuk terpenuhinya standar pelayanan minimal (SPM) sekolah masih membutuhkan 3 unit ruangan kelas baru,” ungkap Kepala SMP Negeri 2 Tamansarai, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Agus Nanang dikantornya, baru-baru ini.

Disamping itu, kata Agus, ada dua sarana lain yang juga sipatnya mendesak diantaranya, pemagaran gedung sekolah sekitar 350 350 meter dan pembangunan 8 unit Water Closet (WC) siswa.

“Mudah-mudahan usulan ini langsung mendapat respon baik dari pemkab. Dan tahun ini bisa dibangun,” harap Agus mengkhairi obrolan tersebut.

Reporter: Dicky/Iwan
Editor: Adam Saleh

loading...

COMMENTS