Polres Tanjung Perak Bekuk Pembacok Kyai

Pembacok kyai yang diamankan aparat kepolisian

SURABAYA (parsial.com) – Mendekati Hari Natal serta Perayaan Th. Baru 2017, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur mulai bersihkan wilayahnya dari tindakan kejahatan jalanan. Delapan penjahat jalanan yang senantiasa membekali senjata tajam (sajam) dalam setiap aksinya, sukses diringkus.

Salah satu pelaku kejahatan yang sukses diringkus itu yaitu J. Pria 33 th. ini di ketahui pernah membacok seseorang ulama di Sidotopo, Surabaya pada 26 November lalu. Tetapi, belum sukses di tangkap.

” Ini yaitu hasil Operasi Cipta Keadaan, sekalian dalam rencana mendekati Hari Natal serta Th. Baru. Dari hasil operasi sepanjang seminggu ini, kami sukses menangkap delapan orang dari 10 LP (laporan polisi), ” jelas Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Takdir Mattanete seperti disadur dari bhayangkara.news, Kamis (15/12/2016).

10 LP itu, lanjut dia, sebagai laporan sebagian masalah kejahatan di lokasi Pelabuhan Tanjung Perak seperti penjambretan, penodongan sampai masalah penganiayaan, yang rata-rata beberapa pelakunya memakai sajam untuk melukai korban-korbannya.

Sebagian sajam punya beberapa pelaku yang udah diamankan polisi itu diantaranya ; sangkur selama 28 sentimeter (cm), sajam type taji berupa ballpoint 15 cm, pisau lipat, dua buah celurit, pisau penghabisan, serta pisau 30 cm.

” Kejadian-kejadian itu rata-rata kejahatan jalanan memakai sajam seperti pisau penghabisan, celurit dll. Mereka (beberapa pelaku) ada yang mengakui semata-mata untuk jaga-jaga, tetapi juga untuk melukai korban-korbannya, ” lanjut dia.

Dari delapan tersangka yang sukses diamankan waktu Operasi Cipta Keadaan di gelar, masihlah kata Takdir, salah nya ialah tersangka penganiayaan seseorang ulama di Sidotopo. ” Tersangka Junaidi ini, menurut laporan yang kami terima, sekian waktu lalu membacok seseorang kiai di Sidotopo. Tetapi tidaklah sampai wafat. Cuma alami luka-luka kronis. “

Sayangnya, Junaidi sukses lolos dari sergapan polisi serta baru sukses di tangkap waktu Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengadakan operasi besar-besaran di wilayahnya. ” Tersangka Junaidi ini mengakui sakit hati, sudah dizalimi korban, sebagai seseorang kiai di Sidotopo. Kemudian lakukan penganiayaan pada si kiai dengan memakai sajam, ” sambungnya.

Untuk sesudah itu, pihak kepolisian bakal lakukan pendalaman masalah dari semasing tersangka. Kemudian lakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan.

” Kita masihlah melakukkan pendalaman masalah dari semasing tersangka ini. Lantaran ini dapat bersangkutan dengan sebagian masalah kejahatan jalanan yang ada di lokasi Tanjung Perak Surabaya, ” tandas bekas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya itu.

editor: Anas

loading...

COMMENTS