Kunjungan Wisatawan di Bali Merosot 50 Persen

Keindahan wisata alam Bali.

JAKARTA, (Parsial.com) – Jumlah kunjunga wisatawan ke Provinsi Bali terus mengalami penurunan hingga mencapai 50 persen pada 2016 lantaran minim promosi pemerintah pusat.

“Kondisi ini perlu diperhatikan pemerintah pusat, karena investasi yang ada disini terlalu lama untuk kembali kalau tingkat kunjungan saja hanya 50 persen,” kata Ridwan usai pertemuan tim yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X Sutan Adil Hendra dengan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Tjokorda Ngurah Pemayun di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Minggu (18/12/2016).

Untuk itu, ia menghimbau agar Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali diminta mencari terobosan baru untuk mempromosikan hotel-hotel secara mandiri di Bali.

“Kami tadi mengusulkan kalau memang itu masalahnya, masalah promosi, maka PHRI Bali harus mencari untuk mempromosikan hotel-hotel di Bali secara mandiri tidak tergantung pada promosi hotel atau promosi pariwisata yang dilakukan Kementerian Pariwisata,” himbau dia.

Kendati, kata dia, Kementerian Pariwisata bertanggung jawab penuh terhadap promosi seluruh daerah-daerah wisata yang ada di Indonesia terutama 10 destinasi baru yang sudah menjadi andalan pemerintah.

Tapi sesungguhnya, kata Ridwan, menurut PHRI yang menjadi masalah adalah infrastruktur, terutama pintu masuk ke Bali sangat terbatas dengan terbatasnya Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

“Bandara ini menurut General Manager Angkasa Pura Bali sudah cukup besar bahkan bisa┬ámenampung 25 juta orang per tahun. Tetapi ternyata itu masih kurang. Sehingga ini memang harus ada terobosan baru dari pemerintah didalam mengembangkan Bali sebagai destinasi andalan negara kita,” paparnya.

Oleh sebab itu, menurut Anggota Dewan dari Daerah Pemilihan Jawa Timur ini, pengembangan Bandara Udara harus dipercepat.

“Paling tidak di tahun 2017 harus segera dimulai pembebasan tanah dan sekaligus pelaksanaan pembangunannya,” desak dia.

“Kalau itu bisa dijalankan maka hunian hotel di Bali bisa naik 70 persen,” ujarnya.

Reporter: Eric
Editor: Adam Saleh

loading...

COMMENTS