Dari 354 Desa di Kabupaten Cianjur, Baru 54 Desa Yang Memiliki Bumdes

Ilustrasi

KABUPATEN CIANJUR, (Parsial.com) – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Cianjur berharap agar Tenaga Pendamping Desa (TPD) lebih mengoptimalkan pengawalan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Pasalnya, dari 354 desa se- Kabupaten Cianjur, baru 54 desa diantaranya yang sudah membentuk Bumdes.

“Dari 354 desa se-Kabupaten Cianjur baru 54 desa yang sudah membentuk BUMdes. Mudah-mudahan, adanya Tim Pendamping Desa (TPD) ini bisa mendorong agar setiap desa binaan masing-masing, memiliki BUMDes di tahun 2017 nanti. Target kita minimal ada 35 BUMDes lagi yang akan dibentuk,” kata Kasubid Bina Sarana dan Prasarana Perekonomiaun Desa BPMPD Kabupaten Cianjur, Dendi Rinaldi kepada Parsial.com, Kamis (15/12).

Dendi berarap agar TPD  memiliki kesepahaman dalam mengawal BUMDes agar ada persamaan suara dalam membangun desa melalui BUMDes. Sebab, menurut dia, pemahaman persepsi itu penting agar masalah dalam hal perencanaan, penyusunan pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah desa bisa berkonsultasi dengan TPD karena arahannya sama sesuai ketentuan Undang-Undang.

“Sehingga tidak menimbulkan kerancuan dari pihak desa. Maka dari itu, saya persilahkan jika desa mau konsultasi dengan TPD atau BPMPD karena arahnya sama mengacu pada undang-undang desa,” imbuhnya.

Selanjutnya, kata dia, sejak TPD ditempatkan di Kabupaten Cianjur pada 2015 lalu mereka akan terus bekerja sesuai dengan tahapan. Meski, awalnya baru pengenalan, namun sekarang ketika sudah berjalan akan diberikan target dari hasil mengikuti workshop.

“Kita berkomitmen untuk meningkatkan kinerja masing-masing dalam pendampingan desa. Terutama kaitannya bagaimana desa bisa membentuk BUMDes,” tambahnya.

Dia berharap, ketika desa ingin membentuk BUMDes TPD sudah memiliki kemampuan untuk mengawal mulai proses musyawarah sampai dengan proses pembuatan Peraturan Desa (Perdes) tentang BUMDes.

Reporter: Dedy
Editor: Anas

loading...

COMMENTS