Lemahnya Penanganan Bencana, Korban Banjir Sampang Kecewa Kinerja Pemkab

Sejumlah elemen masyarakat dan koordinator korban banjir Sampang saat melakukan audiensi di Kantor Pemerintahan Kabupaten Sampang kemarin (Foto: HNN).

SAMPANG (Parsial.com) – Para Aktivis yang tergabung Forum Korban Banjir dan Relawan mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, untuk beraudiensi terkait lemahnya koordinasi penanganan korban banjir serta jumlah alokasi dana yang dikeluarkan dengan semua bantuan yang masuk ke Kabupaten.
 
Koordinator audensi, Tamsul, mengungkapkan kekecewaannya lantaran dalam audiensi tersebut tidak dihadiri oleh Ketua Koordinasi Kabupaten Puthut Budi Santoso (Sekda Kabupaten Sampang).
 
Sedianya, kehadiran Sekda sangat dinanti oleh kornan banjir Sampang diantaranya, untuk memberikan keterangan terkait beberapa tuntutan. Namun, sayangnya dalam dialog tersebut hanya ditemui oleh Wakil Bupati Sampang H. Fadhilah Budiono, Kapala Dinsosnakentran A. Malik, dan Kabag Humas Pemkab Sampang.
 
“Kami telah mengirim surat pada hari jumat, seharusnya jika ada penundaan audiensi tersebut, dikarenakan Sekda ke Jakarta mewakili Bupati Sampang rapat dikantor Kementrian Sosia RI. Ada jawaban melalui via telpon malam harinya namun kenyataanya setelah kami dalam perjalanan kekantor Pemkab Sampang ada jawaban bahwa audiensi ditunda besok,” kata Tamsul kepada sejumlah awak media, di Sampang, Senin (7/3).
 
Diakuinya, Forum tersebut akan mengklarifikasi terkait ada beberapa hal temuan di lapangan masalah kurangnya efisien komando dalam penanganan banjir. Salahsatunya, cara penyampaian data yang dinilai tidak akurat yang terkesan tergesa-gesa.
 
“Sehingga ada beberapa media masa menulis tidak sama, dampak dari banjir itu sendiri bagai mana penanganan, dan berapa jumlah bantuan yang masuk ke Kabupaten Sampan,” tukasnya.
 
Sementara itu, Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono menuturkan, siapapun akan kecewa jika peratuan digagalkan karena harus merubah jadwalnya. Dimana harus kembali merubah waktu yakni, pada hari Selasa (hari ini-red), jam 13.00 WIB.
 
Diakuinya, jika hari jumat mengirim surat memang rawan terhadap masuknya surat. Disadarinya, Pegawai Pemkab Sampang Lemah kedisiplinannya. Pada hari jumat selepas mereka Sholat ada yang tidak kembali ke kantor.
 
“Saya akan jumpai semua satuan kerja (satker) yang masalah banjir supaya teman – teman (Aktifis, LSM, Wartawan) mendapatkan jawaban terhadap apa tuntutan dari Forum Korban Banjir dan Relawan,” tandasnya. (Man/HNN)
loading...

COMMENTS