KMPP Kabupaten Sukabumi Menolak Keberadaan LGBT

Komunitas Masyarakat Peduli Parungkuda (KMPP) ajak semua elemen untuk bersama-sama memerangi keberadaan LGBT, yang mana belakangan ini marakak diwilayah Kabupaten Sukabumi (Foto/Parsial.com)

SUKABUMI (Parsial.com) РKomunitas Masyarakat Peduli Parungkuda (KMPP), Kabupaten Sukabumi mengelar aksi penolakan Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang akhir-akhir ini diduga kuat menjamur diwilayah tersebut.

“Mudah-mudahan melalui aksi penolakan kami ini, mampu meminimalisir berkembangannya LGBT diwilayah Parungkuda ini,” kata Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Parungkuda (KMPP), Indra kepada Parsial.com dalam aksi tersebut, Jumat, (3/3).

Diakui Indra, untuk memberantas komunitas menyimpang tersebut sangat sulit diberantas, menggigat keberadaan mereka itu susah terdeteksi karena bersipat privatif.

Namun demikian lanjut Indra, dibutuhkan peran serta semua elemen baik masyarakat, pemerintah dan ulama untuk memiliki tekad yang sama dalam menolak keberadaan LGBT, agar jangan sampai kejadian kasus pedopilia dua bulan yang lalu, terulang kembali diwilayahnya.

“Untuk itu, saya mengajak¬† kepada semua elemen baik masyarakat, pemerintah dan ulama untuk memiliki tekad yang sama dalam menolak keberadaan LGBT, yang belakangan ini marak menjamur di wilayah Parungkuda,” himbunya.

Sebelumnya kata Indra, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan Ketua asosiasi HRD pabrik yang ada diwilayah Parungkuda yaitu Herman selaku ketua asosiasi juga ikut serta menangkal keberadaan LGBT dilingkungannya.

“Beliau Herman (red) sangat mengapresiasi kegiatan penolakan LGBT yang kami lakukan ini, meskipun baru hari ini kami eksen. Dan alhamdulillah, kami juga mendapatkan dukungan dari delapan pemerintahan desa yang ada di wilayah Kecamatan Parungkuda ini. Bahkan dukungan yang sama juga datang dari Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi yaitu, bapak Agus. Semuanya memberikan apresiasi atas aksi penolakan LGBT yang kami prakarsai ini,” papar Indra.

Indra berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi lebih peka lagi terhadap penularan LGBT diwilayah tersebut, seraya ia meminta kepada pemerintah desa untuk bisa bekerjasama dengan pihaknya dalam mengawasi atau memberikan arahan (wejangan) kepada korban LGBT agar jangan sampai ada korban-korban berikutnya.

Reporter: M.Suherman/Fa.is
Editor: Adam Saleh

loading...

COMMENTS