Jelang Pilkada Sultra, Elektabilitas Hasan Mbou Mulai Diperhitungkan

Abdul Hasan Mbou

BUTENG, SULTRA (Parsial.com) – Memasuki musim kawin demokrasi serempak, rekam jejak tokoh-tokoh yang bakal digadang maju untuk menjadi pemimpin daerah mulai dilirik partai-partai besar. Dari kelas Walikota, Bupati hingga Gubernur.

Rekam jejak dari sosok seorang pemimpin sangat menjadi parameter bagi partai dalam menentukan pilihan jagoan mereka. Dari wilayah Sulawesi Tenggara, Nama Abdul Hasan Mbou digadang mampu mendulang suara kemenangan ditingkat Kabupaten, khususnya wilayah Buton Tengah yang baru saja berdiri sendiri. Disamping elektabilitas suara yang tinggi, sosoknya banyak dikagumi masyarakat Sultra, khususnya Buton Tengah.

Menurut pengamat Media KWRI, Joko Hartanto, Elektabilitas Abdul Hasan Mbou sangat baik dikalangan masyarakat dan pemerintahan terlebih lagi saat berhasil memekarkan kabupaten Buton Tengah bersama Gubernur Sultra, Nur Alam. Sepak terjang dan perhatiannya terhadap kepentingan wilayah patut mendapatkan apresiasi dari pemerintah dan masyarakat.

“Jakarta mengenal Hasan Mbou sebagai sosok yang piawai dalam memimpin, baik urusan bisnis ataupun pemerintahan. Relasinyapun sangat banyak dari kalangan pejabat tinggi hingga rekan-rekan dimedia. Sosok pemersatu disemua kalangan,” tegasnya.

Joko yang pernah singgah beberapa hari untuk melakukan riset industri wisata diwilayah Mawasangka, sangat apresiatif dengan rekam jejak dan kedekatannya dengan masyarakat. Semua mengenal sosok AHM dari mulai Kendari hingga ke Pulau Kabaena Barat, katanya.

“sosok ini langka, dia berani menghibahkan tanahnya untuk kepentingan pemerintahan kabupaten bersama seluruh masyarakat lainnya,” terang Joko di kantornya, Gedung Dewan Pers Lantai 5, Jl. Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat. Selasa (8/3) lalu.

Sebelumnya, beberapa Partai Besar yang sudah mengikuti rekam jejak dan mengantungi point elektabilitas Hasan Mbou, spontan langsung memberi dukungan dan siap mengusung untuk menjadi balon Bupati Buton Tengah.

Salah satunya Partai Persatuan Pembangunan (PPP-red) Sultra. Partai yang digawangi La Ode Songko Panatagama itu mulai mensurvey untuk mengukur elektabilitas kandidat, mereka menargetkan untuk memenangi tiga daerah dari tujuh daerah yang melaksanakan pilkada serentak di 2017 mendatang.

La Ode mengatakan Buton Tengah merupakan salah satu daerah yang disasar oleh PPP, bermodalkan dua kursi di DPRD Buteng, partai berlambang Ka’bah ini berniat memenangi Pilkada Buteng.

“target kami menang tiga dari tujuh daerah yang melaksanakan pilkada serentak. Muna Barat, Buton Tengah, dan Bombana,” tegas La Ode, kutipan Zonasultra.com

Dari semua nama kandidat yang masuk PPP melirik nama Abdul Hasan Mbou dengan elektabilitas tertinggi.

“Hasil survey internal yang kami gelar untuk pilkada Buteng, nama Hasan Mbou teratas. Rekam Jejak beliau juga bagus, dan yang lebih penting lagi ternyata Hasan Mbou dikenal luas dan memiliki tingkat penerimaan yang tinggi. Bahasa sederhananya tinggal finishing saja maka Hasan Mbou jadi Bupati Buteng” tandasnya.

Partai Persatuan Pembangunan itu sendiri mengatakan jika Hasan Mbou diusung tanpa syarat apapun. Semua karena PPP dan Hasan Mbou memiliki hubungan emosional dan komunikasi yang baik.

“pasti tanpa syarat, tujuannya semata-mata demi kemaslahatan masyarakat Buteng. Saya percaya dengan pengalaman panjangnya menjadi seorang pebisnis, jaringan dan gaya komunikasi yang dimiliki Hasan Mbou akan sukses mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat Buteng,” tukas La Ode Songko Panatagama. (Red/Ist/And)

loading...

COMMENTS