Fahri: Akibat Kebijan Jokowi, Ekonomi Masyarakat Jadi Merosot  

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat menemui perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di ruang kerjanya, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/03).

JAKARTA, (Parsial.com) – Akibat implementasi kebijakan yang disusun Pemerintahan Jokowi yang dinilai gagal sehingga berimbas kepada lesunya ekonomi masyarakat.

“Ini akibat implementasi kebijakan pemerintah yang gagal dalam meningkatkan penerimaan negara seperti dicabutnya subsidi bbm, naiknya tarif dasar listrik, dan sebagainya berkontribusi langsung terhadap merosotnya ekonomi masyarakat luas,” kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat menemui perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di ruang kerjanya, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/03).

Mestinya kata Fahri, pemerintah membuat formulasi soal peta permasalahan. Mengingat kata dia, bila pemerintahan banyak kebijakan yang salah akan membuat kualitas hidup masyarakat, akan mengalami kemerosotan. Untuk itu, ia mendesak kepada KSPI agar membuat kajian bersama terkait hal itu.

Sementara kelesuan ekonomi tersebut merata disemua daerah seperti yang dirasakan oleh Agus (36) pedagan nasi Warteg di Gadog, Megamendung Bogor yang mana omzetnya penjualan Agus mengalami penurun sebanyak 50 persen setelah 6 bulan negara ini di pimpin Presiden Jokowi.

“Awal pak Jokowi jadi Presiden omzet penjualan saya masih normal diangka 2 juta per-hari. Setelah 6 bulan berikutnya, hingga hari ini omset pendapatan saya hanya 1 juta perharinya,” ungkap Agus kepada Parsial.com, Selasa, (28/03).

Dengan penurun omzet tersebut usaha Agus terancam guling tikar, karena antara biaya pemasukan dengan pengeluaran sudah tidak sebanding.

“Dengan omset Rp. 1 juta perhari, bagaimana saya mampu menggaji karyawan saya dan mampu membayar kontrakan usaha warung saya tiap tahun terus naik,” tegasnya.

Reporter: Anas
Editor: Ryian

loading...

COMMENTS