11 PNS Di Jakbar Terjaring Razia Saat Jam Kerja  

Ilistrasi

JAKARTA BARAT, (Parsial.com) – Ditengah gencarnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjhaya Purnama (Ahok) menata ibu kota, namun masih saja ada oknum Pegawai Negeri Sipil dilingkup Pemerintah Kota administrasi Jakarta Barat  yang melangar aturan tersebut.

Hal itu ditandai saat dilakukan infeksi mendadak (Sidak), yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Asril Marzuki  masih menemukan sebanyak 11 orang PNS kedapatan makan pada saat jam kerja di salah satu rumah makan di depan kantor wali kota Jakarta Barat.

“Mereka 11 orang PNS ini akan kami berikan sanksi teguran tegas secara tertulis, karena mereka kedapatan makan saat jam kerja,” kata Asril saat sidak tersebut Senin, (28/03).

Lanjut Asril, sidak tersebut dalam rangka pembinaan bagi pegawai dilingkup Pemkot Jakarta Barat. Dan ia berjanji akan menggelar sidak serupa secara rutin untuk meningkatkan disiplin kerja para PNS dilingkup kerjanya.

Sementara sidak rutin yang digelar pihaknya selama ini telah berhasil meningkatkan kehadiran pegawai, dari sebelumnya 80 persen menjadi 90 persen. Dan sanksi teguran tegas secara tertulis yang dijatuhkan merupakan tindak lanjut teguran lisan yang dilakukan oleh petugas saat sidak.

“Mereka ini akan kami suruh membuat pernyataan. Bila masih membandel, kami akan merekomendasikan untuk di mutasi,” tegas Asril.

Terkait hal itu, Kepala Kantor Kepegawaian Kota (K3) Jakarta Barat, Devi Riana Sumanthi menggunkapkan, ke-11 PNS yang terjaring sidak tersebut diantaranya, dua guru, dua pegawai Tata Air, satu PNS KPAD, tiga PNS Sudin Olahraga dan Pemuda, dan satu PNS Sudin Pendidikan.

Reporter: Eric
Editor: Anas

loading...

COMMENTS