Spanduk Tolak Ajaran Radikalisme Bertebaran di Sudut Kota Bekasi

Foto: spanduk yang dipasang oleh warga sebagai bentuk penolakan ajaran

KOTA BEKASI (Parsial.com)-Pasca terjadinya ledakan bom dikawasan Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat dan kemudian ditangkapnya tersangka teroris khususnya di Kota Bekasi rupanya membuat masyarakat menjadi resah dan geram. Dengan dasar tersebutlah masyarakat Kota Bekasi sepakat untuk menolak segala bentuk ajaran radikalisme. Sebagai bentuk penolakan serentak masyarakat bersama tiga pilar, yakni¬† ¬†Babinkamtibmas, Babinsa dan aparatur pemerintahan melakukan pemasangan spanduk penolakan terhadap ajaran radikalisme,” demikian dikatakan Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti kepada parsial.com.

Dipaparkanya, hampir seluruh kelurahan di Kota Bekasi sudah pasang spanduk penolakan radikalisme pada titik – titik strategis.
“Pemasangan spanduk pada umumnya dipasang seperti di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO), sepanjang jalan raya ,perumahan, depan pusat perbelanjaan dan pasar tradisional,” ujar Puji.
Masyrakat juga mengharapkan bukan hanya dalam sebatas pemasangan spanduk, kata Puji, masyarakat juga meminta kepada pihak berwajib untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikut sertakan elemem masyarakat yang proaktif dalam menjaga keamanan ketertiban.
“Adanya sinergitas elemen dengan¬† seluruh stakholder,” pungkasnya.

loading...

COMMENTS