Sekum PWNT: Bupati dan Wakil Bupati Jangan Lupakan Rakyat

Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Nahdatul Wathan (PWNT), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)‎ DR. Irsani,M.Si saat memberikan paparannya terkait dengan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Sumbawa H. M. Husni Djibril-Mahmud Abdullah agar jangan melupakan rakayat. (Photo: Hermansyah Idris/Parsial.com)

SUMBAWA BESAR, NTB (Parsial.com)- Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Nahdatul Wathan (PWNT) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)‎ DR. Irsani,M.Si dalam paparannya mengatakan bahwa pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Sumbawa H. M. Husni Djibril-Mahmud Abdullah agar tidak melupakan rakayat. 

“Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sumbawa agar jangan melupakan rakyat. Serta harus adil dengan semua rakyat,” ungkap DR. Irsani, M.Si saat rapat koordinasi antara PDNW Sumbawa dan PWNW NTB, diruang pertemuan STKIP NW di Jalan KM.6 jalan lintas Sumbawa -Bima (29/1).

Menurut Irsani Husni-Mo itu bukan saja milik tim sukses atau bukan milik PDI Perjuangan – Demokrat. Melainkan, milik semua masyarakat Kabupaten Sumbawa.

“Husni-Mo itu bukan milik perorangan, kelompok, Organisasi tertentu (NW red) tapi, Husni-Mo itu milik semua masyarakat Kabupaten Sumbawa,” paparnya.

Selain itu disebutkan Ustad Irsani dalam rapat koordinasi ini juga akan membahas sejumlah persoalan yang ada di tubuh NW. Antara lain masalah organisasi, pendidikan, masalah pemilihan Gubernur NTB 2018 mendatang.

“Dalam rapat koordinasi ini akan dibahas sejumlah persoalan yang ada di tubuh NW. Persoalan tersebut masalah pendidikan, organisasi, dan masalah pemilihan Gubernur NTB yang akan digelar 2018 mendatang,” jelasnya.

Dilanjutkan Ustad Irsani terkait dengan Pilgub saat ini NW masih menjajaki siapa yang pantas untuk mengganti posisi TGB 2018‎.

“Berdasarkan pemantauan saat ini belum ada yang bisa menyaingi ‎Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang red). Ada juga yang ingin menjadikan NW sebagai alat politik agar orang NW itu jadi nomor 2 tapi kan kita tidak mau,” ulas Irsani.

Dikatakan Irsani sedangkan didunia pendidikan Pemerintah Provinsi menganggarkan Rp.100 miliar untuk pendidikan. Itu milik kita semua. Bukan milik siapa-siapa.

“Pemprov NTB pada tahun 2016 ini akan mengucurkan dana sebesar Rp. 100 miliar untuk sektor pendidikan. Dan itu harus kita raih bersama,” tukas Irsani.

Sambung Irsani dirinya menginginkan agar lebih banyak lagi lembaga pendidikan dibangun di NTB ini termasuk juga Sumbawa agar anak-anak kita dalam menempu pendidikannya tidak harus keluar daerah.

“Saya inginkan agar lebih banyak lagi lembaga pendidikan dibangun. Agar para anak-anak kita dalam mengejar pendidikan tidak harus keluar daerah,” harapnya.

Reporter: Hermansyah Idris
Editor: Syifa NF

loading...

COMMENTS