Legalkan LGBT Berarti Melawan Fitrah dan Norma

Keompo LGBT

JAKARTA (parsial.com)-Jika lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dianggap normal, maka manusia akan punah, karena tidak ada yang melahirkan. Hal ini melawan fitrah manusia dan norma.

Penegasan itu disampaikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Cholil Nafis melalui akun Twitter @cholilnafis.

Tak hanya itu, Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU ini juga menegaskan bahwa para pembela dan pendukung LGBT memiliki pikiran yang tidak normal. “LGBT itu seks tidak normal maka yang membelanya pikirannya tidak normal,” tegas @cholilnafis.

@cholilnafis juga menulis: “Orang terkena penyakit jiwa itu orang lain yang lebih tahu padahal dirinya tak tahu. Sedangkan yang sakit fisik dirinya lebih tahu daripada orang lain,”

Di sisi lain, sejumlah tokoh muda NU yang dikenal berpikiran liberal, bersikap “membela” LGBT.

Sebelunnya, aktivis liberal yang juga aktivis NU, Akhmad Sahal melalui akun Twitter
‏@sahaL_AS menulis: “Membela hak-hak warga Syiah, Ahmadiyah, LGBT tak otomatis setuju dgn doktrinnya. Membela hak minoritas = bersikap adil terhadap yang beda..”

Editor: Adam S/Itj

loading...

COMMENTS