Berkas “Salim Kancil” Dilimpahkan ke Kejari Surabaya

SURABAYA (Parsial.com)-Kejaksaan Negeri Surabaya, Kamis (28/01) kembali menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap 2) perkara pembunuhan Salim Kancil dari Kepolisian. Pengiriman para tersangka dan barang bukti ke Kejari Surabaya tersebut berdasarkan Fatwa Ketua MA, bahwa persidangan Salim Kancil dilaksanakan di Pengadilan Negeri Surabaya, karena tidak memungkinkan di gelar di Lumajang.

Dikutip dari situs resmi Kejagung, Kasi pidum Kejari Surabaya Joko Budi Darmawan mengatakan bahwa pengirimkan ke 7 tersangka dan barang bukti dilakukan siang ini sekitar pukul.10.00 WIB dan sama seperti 27 tersangka lainnya.  “Untuk memudahkan koordinasi dalam proses persidangannya akan dititip di Rutan Polda Jatim,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pada hari Kamis (21/01) ke-27 tersangka termasuk Kades Selok Awar-Awar beserta barang buktinya telah dilimpahkan kepada Kejari Surabaya, sedangkan sisanya akan dikirim berikutnya karena masih tahap pemberkasan oleh Penyidik Polri. Dalam kasus ini Penyidik menetapkan 38 tersangka terdiri atas empat berkas kasus pembunuhan dan pengeroyokan, empat berkas kasus melanggar Undang-Undang Minerba dan satu berkas kasus tindak pidana pencucian uang.

Menurut Kasi Pidum berkas perkara para tersangka ini rencanya akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Surabaya, tetapi kepastiannya kapan belum tahu, yang pasti dalam waktu dekat ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Salim Kancil, warga Dusun Krajan 1, Selok Awar-Awar, Pasirian Lumajang ini ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dalam keadaan tangan terikat dan penuh luka bacokan disekujur tubuhnya pada 26 September 2015. Dari Penyelidikan terungkap, Salim Kancil dibunuh karena akan menggelar demontrasi menolak praktik penambangan pasir di desa tersebut.

Editor: Adam S

loading...

COMMENTS