Walikota Bogor “Kembalikan Masa Masa Indah Itu”

PARSIAL | Bogor РPesatnya perkembangan beberapa dekadeka ini telah mengantar Kota Bogor sebagai kota metropolitan. Namun tanpa kebijakan yang tepat, mereka yang akan tinggal di Kota Bogor di masa depan nanti akan sengsara.

“Perlu dilakukan langkah-langkah serius untuk mengembalikan Kota Bogor pada khitahnya,”kata Walikota Bogor, Bima Arya kepada para wartawan, saat Sosialisasi Produk Perundang Undangan Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup, Rabu, (29/4/2015).

Lanjut Bima, menyimak arti kata buitenzorg, Kota Bogor merupakan tempat peristirahatan dan tahun 80-an Kota Bogor merupakan jawara Adipura.

“Dimata para investor, Kota Bogor terlihat seksi. Peluang dan minat para investor sangat besar. Tapi saya tegaskan, Bogor is not for sale but Bogor is investor friendly”tegas Bima.

Bagi para investor yang ingin berinvestasi, Pemerintah Kota Bogor senantiasa welcome selama mereka mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku. Khususnya perizinan yang memberikan dampak bagi lingkungan hidup dan warga Kota Bogor.

Sementara, untuk penanganan sampah Bima kembali menceritakan pengalamannya saat mengikuti konferensi ICLEI di Korea Selatan.

“Disana saya kesulitan menemukan tempat sampah. Bukan karena pemerintah pelit tapi 97 persen sampah diolah oleh rumah tangga, yang 3 persen pengolahan diserahkan ke pihak lain. Insya allah, Kota Bogor sedang menuju ke arah sana,”pesan Bima.

Pada kesempatan tersebut para narasumber memaparkan pentingnya izin Aman Dampak Lingkungan (Amdal) bagi masyarakat dan pelaku usaha. Bagi pelaku usaha, amdal akan memudahkan dan memberikan manfaat dalam proses perizinan lainnya dan kelancaran usahanya.

Reporter. Sandy
Editor. Adam Saleh

loading...

COMMENTS