Ribuan PKL di Jakbar Tempati Lahan Pemprov DKI

PARSIAL | Jakarta – Ribuan Pedagang Kaki Lima (PKL) diwilayah Jakarta Barat (Jakbar) berdiri diatas lahan Fasilitas sosial (Fasos) dan Fasilitas umum (Fasum) milik Pemprov DKI Jakarta.

PKL tersebut tersebar didelapan kecamatan antara lain, Kecamatan Tambora sebanyak 52 titik, Kalideres 46 titik, Grogol Petamburan 52 titik, Palmerah 39 titik, Kebon Jeruk 39 titik, Cengkareng 43 titik, Taman Sari 44 titik, dan Kembangan 23 titik dengan jumlah total yaitu, 16.698 PKL.

Sedangkan untuk fasos dan fasum yang digunakan PKL antara lain trotoar, badan jalan, di atas saluran air dan taman. Salah satunya di Jalan Pengairan, Kelurahan Tanjung Duren Selatan yang menggunakan badan jalan dengan jam berdagang yang terjadwal.

“Yang terpenting itu menurut saya adalah, jalan tersebut bukan merupakan jalan utama yang dilewati banyak kendaraan. Dan itupun jam berdagangnya diatur mulai Jam 5 sore sampai 9 malam,”kata Kasudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Barat, Slamet Widodo kepada wartawan, Rabu, (20/5/2015).

Lanjut dia, lokasi usaha PKL tersebut hanya dijadikan lokasi sementara. Kendati harus terlebih dahulu dilakukan penelitian oleh Tim Pertimbangan Tingkat Kota.

Untuk dijadikan lokasi sementara kata dia, harus memenuhi sejumlah persyaratan antara lain penggunaan fasos fasum hanya sebagian dan dibutuhkan oleh warga sekitar.

“Selain itu luas lahan pedagang pun tidak boleh lebih dari ukuran 3×3 meter,”tegasnya.

Reporter. Eric
Editor. Adam Saleh

loading...

COMMENTS