Kasus Rahmat Pemda Cianjur Tutup Mata

CIANJUR | Parsial.com – Rahmat Muhammad Hidayat,10 tahun, terlelap di tikar yang digelar seadanya oleh sang ibu. Lengannya tak lebih besar dari tangkai sapu. Tak seperti bocah pada umumnya pula, kulit Rahmat kisut. “Bobotnya cuma 8 kilogram,” kata Atikah, ibu Rahmat. Selasa (26/5).

Normalnya, bocah seusia Rahmat memang harusnya sudah mencapai kurang lebih 20 kilogram. Sebuah penyakit yang diduga telah menghambat pertumbuhan bocah itu. Saat itu usianya baru meranjak 9 tahun bobot tubuhnya susut dari 20 kilogram saat itu kini menjadi tidak kurang dari 8 kilogram.

Kini, tak banyak yang bisa dilakukan Rahmat. Jangankan berdiri dan berlari, bocah Rahmat untuk duduk saja tidak bisa. “Kata Dokter penyakit meningitis, sudah dirawat hampir 57 hari di Rumah Sakit Sayang Cianjur, ya begitu saja nggak ada perkembangannya,malahan di suruh pulang tanpa memberikan solusi untuk proses penyembuhan anak saya,” ujar Atikah Ibu Rahmat

Saat Parsial.com berkunjung,Rahmat tengah terlelap di kediamannya berupa rumah sederhana dengan ukuran tidak lebih dari 30 meter persegi.Rumah itu berada di pemukiman padat di Kampung Balakang Rt 02 Rw 02 Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur.

Dari Jalan Balakang Cipanas Kabupaten Cianjur, orang harus menempuh Jalan yang berkelok sekitar 300 meter Dari Gang untuk mencapainya Rumahnya.Ibu Rahmat hanyalah seorang Ibu Rumah Tangga yang Sudah di tinggal cerai suaminya.”Sebulan sekali saya harus beli obat hampir 1 juta ini juga di bantu oleh saudara,karna kalau saya dari mana bisa mendapatkan uang segitu,sedangkan penyakit anak saya sudah hampir setahun lebih,” Tutur Atikah.

Namun sangat di sayangkan Duka yang menimpa anak satu- satunya dari Ibu Atikah ini, sama sekali belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah setempat yaitu dalam hal ini Pemerintah ┬áKabupaten Cianjur,.”Harapan saya mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten cianjur,mau membantu meringankan beban saya, untuk membantu pengobatan anak saya, .” Tambahnya Ibu Atikah.

Hal senada pun sama di ungkapkan Kepala Desa Sindanglaya,Yusup Saepudin bahwa kasus yang menimpa warga nya sama sekali belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah setempat, bahkan pemerintah cenderung tutup mata.Pasalnya kasus Rahmat ini pernah di sampaikan ke anggota DPRD Kabupaten Cianjur,untuk di tindak lanjuti ke Pemerintah Daerah

“Sampai dengan hari ini belum ada jawaban dari Pemerintah Daerah,mudah-mudahan Pemerintah segera turun tangan untuk membantu pengobatan Rahmat untuk proses penyembuhan,dan Saya minta Dokter yang ada di Rumah Sakit Cianjur,untuk lebih professional lagi dalam menangani penyakit yang ada di tubuh Rahmat tidak seperti sebelumnya,” Tandasnya. (Dedy).

loading...

COMMENTS